Tuesday, 25 September 2018

Anggaran Beli BBM Tidak Ngucur, Sampah Menggunung

Senin, 3 September 2018 — 20:05 WIB
Sampah menumpuk di Jalan Kesambi Kota Cirebon.(darman)

Sampah menumpuk di Jalan Kesambi Kota Cirebon.(darman)

CIREBON – Anggaran pembelian BBM untuk operasional truk pengangkut sampah di Kota Cirebon sudah empat hari tidak “ngucur”, truk pengangkut sampah pun berhenti beroperasi. Akibatnya sampah menumpuk di sejumlah TPS bahkan meluber ke jalan. Senin (3/9/2018).

Pantauan dilapangan, beberapa tempat pembuangan sementara, volume sampah sudah melebihi kapasitas tampungĀ  Tak jarang sampah pun meluber dan bertebaran ke jalan. Selain itu, bau sampah juga menyengat dan menggangu para pengguna jalan.

Kondisi menumpuknya sampah di sejumlah titik karena tidak terangkut itu, tentu mematahkan program bersih-bersih kota yang sebelumnya gencar disuarakan oleh Pj Walikota Cirebon, Dedi Taufik. “Seharusnya kondisi itu tak harus terjadi jika dinas terkait menjalankan fungsinya dengan baik,” celetuk warga Kesambi nernama Imron.

Kondisi menggunungnya aampah karena tidak terangkut itu terjadi di TPS di Jalan Kesambi, Jalan Wahidin, Jalan Cipto serta di TPS Kalijaga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, H Syukur, tak menampik tentang kondisi menumpuknya volume sampah di beberapa titik tersebut. “Ini terjadi karena aktifitas pengangkutan tidak berjalan maksimal,” tegasnya.

Dijelaskan, umumnya pengangkutan sampah dilakukan tiga kali dalam sehari. Karena berkurangnya keterseediaan anggaran untuk membeli BBM sehingga kendaraan operasional hanya bisa mengangkut satu kali saja. Bahkan klimaksnya, sejak empat hari terakhir tidak ada pengangkutan. Akibatnya terjadi penumpukan sampah.

“Memang kami terbentur anggaran, tapi kami akan berusaha secara maksimal agar sampah-sampah itu bisa terangkut semua,” kata Syukur. (darman/win)