Monday, 24 September 2018

Pemuda, Ayo Bangkit!

Senin, 3 September 2018 — 6:22 WIB
tawuran

BUNG KARNO pernah bilang; beri aku seribu orang tua, akan aku pindahkan Gunung Semeru. Tapi, beri aku sepuluh pemuda akan kuguncang dunia! Dan benarlah adanya. Saat ini, yang baru saja berlaga di arena Asian Games adalah anak-anak muda. Dan itu membuktikan, bahwa kita, Indonesia bisa!

Orang muda, orang muda, merekalah harapan bangsa. Ternyata mereka mampu. Ya, kalau mau jadi harapan, maka memang harus digembleng sejak awal. Kalau yang mau olahraga, ya silakan,pilih jenis apa saja. Bulu tangkis, karate, sepak bola, yudo, wushu, taekwondo, renang, panjat tebing, atau silat? Banyak pilihan, yang penting cocok dan sesuai dengan kemampuan dan yang paling disukai.

Kalau punya anak, sudah mau begitu, dukung. Jangan befikir bahwa olahraga tidak bisa untuk hidup. Siapa bilang? Para pemain bola, luar biasa kayanya. Petinju, juga kaya raya.
Tapi, bukan berarti nggak boleh jadi dokter,polisi, tentara, hakim, atau ekonom? Silakan saja. Olah raga atau hoby apa pun tidak menghalangi studi yang lain.

Memang peran orang tua sangatlah penting dalam menggodok anak-anak muda. Jangan sampai mereka tersesat jalan. Maklum, kata orang, pemuda selalu saja bingung dalam persimpangan. Mau kekiri,kekanan atau lurus? Ya, tergantung siapa yang memprovokasi. Biasanya,mau yang enak-enak saja. Dugem, nongkong di kafe, narkoba, ngebut ikut geng motor. Kalau mereka anak orang yang nggak punya, ya cari duit sendiri. Syukur kalau kerja yang baik, kalau nggak ya bisa jadi ke jalan kejahatan. Merampok dan membegal! Inilah yang sangat berbahaya.

Mereka kalau sudah terjun ke dunia kejahatan, bisa saja menghalalkan segala cara. Kalau mendapat uang gampang dari orang tuanya, maka gampang membuangnya. Beli narkoba, termasuk melakukan seks bebas.

Ayo, anak-anak muda, bukannya nggak boleh menghibur diri. Tapi, jangan lupa daratan. Masih panjang jalan yang harus ditempuh. Malu dong, sama kawan-kawan kalian yang sudah mati-matian berjuang demi mengharumkan bangsa dan negara! Oke? – massoes