Monday, 24 September 2018

Diselidiki, Motif Wanita PRT yang Diduga Lompat dari Lantai 10 Apartemen Majikan

Selasa, 4 September 2018 — 14:12 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA – Polisi masih mencari tahu penyebab motif di balik kematian pembantu rumah tangga (PRT) yang diduga melompat dari lantai 10 kamar apartemen di Pademangan, Jakarta Utara, Senin (3/9/2018). Keterangan keluarga korban menyebutkan wanita asal Brebes itu, selama ini tidak memiliki masalah dengan orang lain, termasuk majikannya.

Kapolsek Pademangan Kompol Sri Suhartatik menyebutkan korban dikenal baik dan patuh kepada orang tuanya. “Kemarin keluarganya datang ke Polsek. Ketika kami periksa, kakak sepupu korban meyebut nikah, jadi sepertinya korban mau pulang untuk datang ke pernikahan,” ujar Kompol Tatik Suhartatik, Selasa (4/9/2018).

Namun Suhartatik tidak bisa memastikan bila alasan tidak bisa pulang menjadi motif utama wanita itu bunuh diri. ” Tidak, kami tidak bisa simpulkan seperti itu,” lanjutnya.

Kapolsek juga mengatakan telah memeriksa keluarga majikan untuk menggali motif korban. “Kami sudah periksa keluarga majikan. Mereka mengatakan korban adalah pembantu yang baik dan ramah. Tidak pernah punya masalah apa-apa selama menjadi pembantu. Keluarga majikan juga mengakui korban sangat dekat dengan kedua anaknya,” paparnya.

“Korban juga cukup dekat dengan anak-anaknya. Jadi majikanya terpukul juga karena korban sudah akrab dengan anak anaknya selama 2 tahun. Majikannya juga geran karena pembantunya harus bunuh diri tanpa masalah apa-apa,” pungkasnya.

Sementara itu pihak Polsek Pademangan masih berupaya mencaritahu motif korban melakukan aksi bunuh diri. Jenazah korban sudah dibawa ke Brebes guna disemayamkan oleh keluarga.(yahya/yp)