Tuesday, 23 July 2019

Gerindra: #2019GantiPresiden Muncul Sebelum Prabowo Jadi Capres

Selasa, 4 September 2018 — 22:05 WIB
Tim Sukses (Timses) Prabowo-Sandi , Ahmad Riza Patria

Tim Sukses (Timses) Prabowo-Sandi , Ahmad Riza Patria

JAKARTA –  Tagar #2019GantiPresiden dikait-kaitkan dengan keinginan Prabowo Subianto untuk menjadi presiden sekaligus menggantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pihak Partai Gerindra pun memberikan penjelasan, soal hubungan tagar itu dengan Prabowo.

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria, Selasa (4/9/2018),  mengatakan, tagar #2019GantiPresiden yang kemudian muncul sebagai gerakan,  lahir dari masyarakat karena menyikapi situasi dan keadaan yang terjadi. Situasi masyarakat bawah yang merasakan kenaikan harga bahan-bahan pokok dan BBM membuat masyarakat bereaksi.

Untuk itu, menurut dia, pemerintah tidak perlu takut atau berlebihan dalam menyikapi. Cukup dengan menjawab tuntutan masyarakat tersebut.

“Tak perlu dipersekusi, kalau pemerintah mampu menjawab tuntutan itu, harga-harga lebih baik, masyarakat merasa kehidupan tidak terlalu berat, lapangan kerja tersedia, kesejahteraan meningkat, saya yakin gerakan ini juga tidak akan besar,” katanya, di Jakarta Selasa (4/9/2018).

.Ahmad Riza Patria  mengatakan bahwa gerakan tersebut merupakan hak masyarakat untuk mengungkapkan pendapat sesuai dengan konstitusi dan demokrasi. Untuk itu, dia mengecam tindakan yang melarang dan melakukan persekusi terhadap gerakan itu.

Namun,  Ahmad Riza Patria mengingatkan,  gerakan #2019GantiPresiden bukan bagian dari Bakal Calon Presiden RI Prabowo Subianto.

“Ini bukan bagian dari Prabowo. Saya ingin klarifikasi karena gerakan ini jauh hari sebelum Prabowo menjadi capres, ini bukan buatan Prabowo, bukan,” katanya. (win)