Sunday, 18 November 2018

Inasgoc Minta Pengurus Cabor Agresif Gelar Kejuaraan Internasional

Selasa, 4 September 2018 — 21:23 WIB
Ketua Inasgoc, Erick Thohir bersama Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah di upacara pembukaan Asian Games 2018 (reuters)

Ketua Inasgoc, Erick Thohir bersama Sheikh Ahmad Al Fahad Al Sabah di upacara pembukaan Asian Games 2018 (reuters)

JAKARTA – Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) meminta para pengurus cabang olahraga (cabor) serta pemerintah untuk melanjutkan penyelenggaraan kejuaraan-kejuaraan internasional pada masing-masing cabang olahraga setelah Asian Games ke-18 di Jakarta dan Palembang. Hal itu dilakukan demi mengasah mental para atlet agar lebih terbiasa berlaga di level internasional.

“Kami ingin pengurus cabang olahraga lain juga mulai agresif untuk menggelar kejuaraan internasional. Karena Indonesia telah memiliki arena pertandingan kelas dunia seperti equestrian, dayung, dan sepak bola. Jadi venue-venue yang baru dibangun selama Asian Games bisa lebih bermanfaat demi meningkatkan prestasi olahraga kita,” kata Ketua Inasgoc Erick Thohir di Jakarta, belum lama ini.

(BacaMenpora Minta Sukses Asian Para Games Lampaui Asian Games 2018)

Erick menyontohkan Indonesia menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia Bola Basket 2023 bersama Jepang dan Filipina. “Idonesia punya banyak arena pertandingan olahraga yang tidak lagi terawat karena tidak banyak menggelar kejuaraan olahraga. Kami harus mulai belajar untuk menggelar itu,” kata Erick yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) itu.

Selain cabang equestrian, dayung, dan sepakbola, Erick menyebut Indonesia juga layak menggelar kejuaraan dunia cabang atletik dan balap sepeda karena kelayakan arena dan stadion yang dimiliki Indonesia. “Kalau Indonesia tidak sering menggelar kejuaraan internasional, mungkin mental para atlet Indonesia bisa menjadi lebih kuat setelah Asian Games. Kebutuhan penyelenggaraan kejuaraan olahraga juga agar masyarakat Indonesia berkembang menjadi bangsa yang kompetitif di dunia dengan cara damai,” kata Erick.

(BacaKetika Penari Erotis Sambut Murid TK dan Orangtua)

Ketua PB ISSI, Raja Sapta Oktohari mengamini pernyataan Erick Thohir. Cabang olaraga balap sepeda memang bakal menggelar kejuaraan dunia di Velodrome Rawamangun.

“Kami telah memiliki velodrome megah  berstandar Internasional. Kami siap menggelar kejuaran dunia,” kata pria yang akrab disapa Okto ini.

Hal senada juga dikatakan Fully Aswar, Ketua I Jetski  Indonesia. “Kami juga memiliki venue kelas dunia. Karena itu kami akan banyak menggelar kejuaraan internasional,” kata Fully. (junius/ys)