Friday, 16 November 2018

Warga Perum Depok Utara Keberatan Pembangunan Taman dan Lapangan Sepak Bola Mini

Selasa, 4 September 2018 — 16:07 WIB
Warga perum depok Utara menolak lapangan mereka dijadikan lapangan sepak bola mini dan Taman Beji. (anton)

Warga perum depok Utara menolak lapangan mereka dijadikan lapangan sepak bola mini dan Taman Beji. (anton)

DEPOK – Warga di kawasan Perum Depok Utara, Kota Depok menolak rencana pembangunan lapangan sepak bola mini dan taman Kelelurahan Beji di lahan lingkungan mereka.

“Pemkot Depok hanya mengejar target pembangunan taman di 63 kelurahan kemudian mengalahkan lahan lapangan sepak bola yang sudah  ada sejak dulu. Apalagi taman yang dibangun hanya untuk tingkat kelurahan  saja,” kata salah satu warga, Jusan, Selasa (4/9/2018).

Penolakan senada juga dikatakan Ketua Gabungan RW Perumnas Depok Utara (Gardu), M. Memet. Ia mngatakan lahan lapangan sepak bola tersebut sangat dibutuhkan masyarakat sekitar.

Jadi Lapangan Mini

Diakuinya, memang sejumlah pengurus RT dan RW di tiga RW yaitu 06,07 dan 08 pernah diinformasikan rencana tersebut tapi tidak ada yang setuju.

“Sosialisasi pernah dilakukan namun semua pengurus RT maupun RW tidak setuju dan meminta Pemkot Depok mencari lahan lain jangan di lahan lapangan sepakbola tersebut,” tuturnya yang membantah jika telah ada kesepakatan bersama dengan Pemkot Depok.

Sementara itu, Kepala DLHK Kota Depok Ety Suryahati  didampingi Sekretaris DLHK setempat, Mohammad Ridwan, mengatakan penunjukan dan pembangunan taman Kelurahan Beji di lapangan sepakbola Jalan Jawa sudah melalui sosialisasi ke warga sekitar. Ia memastikan perubahan tidak merubah fungsi dari lahan yang digunakan, hanya melakukan penataan agar lebih baik dan asri lagi.

Kegiatan direncanakan selesai bulan Desember 2018 ini dengan nilai pembangunan Rp1,5 miliar sekarang tahap lelang, imbuhnya yang  mengaku nantinya sekitar taman tersebut juga dibangun jogging track, futsal dan lainnya. (anton/mb)