Saturday, 22 September 2018

Cerita Aju Sai”un Yang Kehilangan Tangan Kanan

Rabu, 5 September 2018 — 21:50 WIB
Aju Saiun (tengah) didampingi BPJS TK Purwakarta Didi Sumardi  (berbusana hitam) memberikan testimoni atas manfaat kepesertaan BPJS TK dihadapan para peserta BPJS TK pada Memperingati Hari Pelanggan di Kantor BPJS TK Purwakarta (dadan)

Aju Saiun (tengah) didampingi BPJS TK Purwakarta Didi Sumardi (berbusana hitam) memberikan testimoni atas manfaat kepesertaan BPJS TK dihadapan para peserta BPJS TK pada Memperingati Hari Pelanggan di Kantor BPJS TK Purwakarta (dadan)

PURWAKARTA – Aju Sai’un, 54, harus kehilangan tangan kanan karena kecelakaan di tempat ia bekerja. Tangan kanan karyawan PT Koin Multistar, Campaka, Purwakarta terpaksa diamputasi karena hancur usai tercacah mesin carding pada Desember 2017 lalu.

Meski sedih namun kini terobati setelah semua kebutuhan medik termasuk pengadaan tangan palsu terpenuhi karena dia adalah peserta BPJS-Ketenaga-Kerjaan.

“Alhamdulillah semua biaya dari awal sampai saya akhirnya mendapatkan pergelangan tangan palsu ditanggung oleh BPJS,” ucap Aju saat memberikan testimoni dalam rangkaian acara perayaan Hari Pelanggan Nasional di Kantor BPJS-Ketenaga- Kerjaan Purwakarta, Rabu (5/9/2018).

Kebahagian lain, lanjut Aju, masih diterima bekerja di perusahaannya yang dulu namun dengan bagian atau divisi kerja yang berbeda. Disesuaikan dengan kemampuannya.

Kepala BPJS-Ketenaga-Kerjaan Purwakarta Didi Sumardi mengatakan Aju Saiun adalah peserta yang telah mendapatkan manfaat tambahan Return to Work (RTW) dari program BPJS-TK Jaminan Kecelakaan Kerja.
Didi juga menyebutkan, pekerja yang ikut dalam program itu akan didampingi dari mulai terjadinya kecelakaan hingga peserta mampu kembali bekerja.

“Jadi bagi peserta JKK-RTW, kecelakaan yang mengakibatkan kecacatan bukanlah akhir segalanya karena dengan program BPJS Ketenagakerjaan maka kesempatan bekerja kembali masih terbuka luas,” pungkasnya.(dadan/b)