Friday, 21 September 2018

Mantan Sekda Depok Mangkir dari Panggilan Polisi

Rabu, 5 September 2018 — 16:19 WIB
Polresta Depok

DEPOK – Dijadwalkan diperiksa oleh Polresta Depok, tersangka kasus korupsi pengadaan lahan Jalan Nangka, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Harry Prihanto mangkir.

Alasannya masih ada kegiatan di luar kota.”Bapak masih ada kegiatan di daerah Cirebon selama tujuh hari. Jadi kami meminta kepada polisi untuk dilakukan penundaan atas pemanggilan terhadap HP,”ujar Ahmar Ihsan Rangkuti, kuasa hukum tersangka di Polresta Depok, Rabu (5/9) siang.

“Kita meminta penundaan pangggilan selama tujuh hari kedapan. Artinya bapak baru bisa bersedia datang Rabu pekan depan untuk memenuhi panggilan penyidik. Kita masih menunggu keputusan dari kapolres,” tambahnya.

Selain Itu, kata Ahmar, pihaknya juga masih minimnya informasi yang didapatkan oleh kliennya terkait perkara yang ada. “Kita baru diberikan kuasa pada Selasa (4/9),” tuturnya.

Ditanya soal kondisi Harry, yang bersangkutan sampai saat ini kondisi masih sehat. “Alhamdullilah sehat masih ada di Cirebon,”tambahnya.

Sebelumnya, Harry diduga terlibat proyek pelebaran Jalan Nangka yang merugikan negara Rp 10,7 miliar bersama mantan Walikota Depok Nur Mahmudi. Pelebaran jalan tersebut sudah dibebankan pada pihak swasta namun dalam fakta penyelidikan diketahui ada penggelontoran dana dari APBD tahun 2015. (Angga/M7/b)