Tuesday, 25 September 2018

Momo Maskot Asian Para Games 2018

Rabu, 5 September 2018 — 23:16 WIB
Ketua Umum INAPGOC Raja Sapta Oktohari (kedua dari kanan), Menko PMK Puan Maharani, Walikota Surakarta F.X Hadi Rudyatmo, di Balaikota Walikota Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Rabu (5/9/2018).

Ketua Umum INAPGOC Raja Sapta Oktohari (kedua dari kanan), Menko PMK Puan Maharani, Walikota Surakarta F.X Hadi Rudyatmo, di Balaikota Walikota Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Rabu (5/9/2018).

SOLO – Jika Asian games punya Atung, Bhin bhin, dan Kaka sebagai maskot, maka Asian Para Games punya Momo.

Momo merupakan maskot dari Asian Para Games 2018. Momo sendiri merupakan seekor Elang Bondol. Menurut Menko PMK Puan Maharani ada alasan tersendiri mengapa Elang Bondol ini dipilih menjadi maskot Asian Para Games.

“Ini maskotnya Momo, elang bondol, yang merupakan burung yang ada di DKI. Kenapa kita pakai inin karena ini untuk memotivasi dan untuk pergerakan atlet-atlet disabilitas untuk selalu bergelora semangatnya,” ujar Puan di Balaikota Walikota Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Rabu (5/9/2018).

Rabu siang pawai lentera telah dilakukan. Di mana api abadi yang ada pada lentera tersebut diambil dari Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah.

Setelah lentera Asian Para Games tersebut diserah terimakan kepada Walikota Surakarta F.X Hadi Rudyatmo, lentera tersebut akan melanjutkan perjalanannya menuju ke Ternate pada 9 September mendatang.

Di mana di Ternate nanti api dari lentera akan dipindahkan ke obor Asian Para Games. Selanjutnya, Pawai Obor akan berlangsung di tujuh kota lainnya termasuk Jakarta yang akan dikunjungi terakhir pada 30 September.

“Ini merupakan satu kelanjutan dr Asian Games. Yang mana sekarang ini akan dihadiri oleh kurang lebih 5.000 atlet, official dan pelatih ke Jakarta pada bulan September yang akan hadir kurang lebih 41 negara,” tambahnya.

Asian Para Games memiliki 18 cabang olahraga dan akan menggunakan 19 venue yang tersebar di Jakarta dan ada pula di Jawa Barat. Puan menjelaskan kalau para atlet nantinya akan menginap di Wisma Atlet Kemayoran seperti para atlet Asian Games kemarin.

“Nanti juga mereka akan menginap di Wisma Atlet yang kemarin juga dipakai AG di Kemayoran, menggunakan 2500 kamar. Dan semuanya itu fasilitas yamg dipakai pada saat Asian Games akan ditambah dengan hal-hal yang bisa dipergunakan untuk atlet disabilitas,” tandasnya. (cw2/b)