Sunday, 23 September 2018

Peningkatan Investasi dan Ekspor Kiat Jokowi Atasi Lemahnya Rupiah

Rabu, 5 September 2018 — 11:38 WIB
Presiden Jokowi usai melepas ekspor mobil Toyota.(setkab)

Presiden Jokowi usai melepas ekspor mobil Toyota.(setkab)

JAKARTA –  Rupiah terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), dan nyaris mendekati angka Rp15.000,- per dolar AS.

Menurut Presiden Jokowi, kuncinya hanya ada dua untuk mengatasi pelemahan rupiah yakni, meningkatkan investasi dan meningkatkan ekspor.

“Saya sudah sampaikan investasi yang harus terus meningkat  dan kedua ekspor yang juga harus meningkat sehingga kita bisa menyelesaikan defisit transaksi berjalan,” kata Jokowi usai
menghadiri Pelepasan Ekspor Mobil Toyota, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Presiden menambahkan kedua hal tersebut  akan menyelesaikan semuanya. “Target saya sudah berikan kepada para menteri agar dalam satu tahun itu betul-betul ada perubahan di penyelesaian defisit transaksi berjalan,” ucap Kepala Negara.

Jokowi menjelaskan pelemahan mata uang  tidak hanya negara kita, Indonesia yang terkena pelemahan kurs karena ini adalah faktor eksternal yang bertubi-tubi, baik yang berkaitan dengan kenaikan suku bunga di AS maupun yang berkaitan dengan perang dagang AS dengan Cina, termasuk berkaitan krisis yang ada di Turki,  di Argentina.

“Saya kira yang paling penting kita harus waspada kita harus hati-hati  kita semuanya tahu bahwa tidak hanya negara kita Indonesia yang terkena pelemahan kurs mata uang,” Jokowi menerangkan. (Johara/tri)