Wednesday, 19 September 2018

Karena Buah Kelapa Sawit Nafsunya Spontan Bangkit

Kamis, 6 September 2018 — 6:45 WIB
bikin gak tahan

SEBAGAI buruh pemetik buah kelapa sawit, agaknya otak Juweni, 23, isinya selangkangan melulu. Bayangkan, hanya melihat Tina, 25, nungging saat ambil buah sawit, nafsu Juweni langsung bangkit. Tak peduli akan resikonya, bini tetangga itu langsung dicabuli dengan ancaman senjata tajam. Tapi beberapa jam kemudin Juweni dikandangi polisi.

Orang itu bertindak atas perintah otak, dan otak memerintahkan bertindak karena ada informasi dari mata. Inilah yang dinamakan cipta, rasa karsa. Tapi dari otak pula ada seleksi berdasarkan etika dan moral. Jika berbuat begini, akibatnya begitu, dan seterusnya. Nah karena pertimbangan moral, semua informasi yang diterima mata diperintahkan eksekusi oleh otak.

Agaknya kerjasama otak, mata, dan kaki Juweni warga , Kotawaringin Timur (Kalteng) sudah kurang sinkron. Melihat kemolekan tubuh Ny. Tina tetangga sendiri, nafsunya langsung mengerucut dan bangkit. Padahal setelah kejadian, dia menyesal. Enaknya hanya sebentar, sengsaranya bakal seribu bentar!

Sesama jadi buruh pemetik sawit di perkebunan sawit , keduanya memang tinggal bertetangga. Juweni memang masih perjaka, sehingga belum bagitu paham akan lekuk dan liku-liku wanita. Karenanya, melihat penampilan Tina yang ayu itu dia langsung menderita penyakit subita (suka bini tetangga) stadium pertama.

Juweni lalu sering membayangkan hal-hal yang seru dan saru (cabul) bersama Ny. Tina. Tapi selama ini hanya wacana, karena otaknya masih bisa dikontrol. Bila berbuat begini, resikonya begitu. Apa lagi mengajak begituan, bisa tambah gawat.

Beberapa hari lalu keduanya bekerja ngunduh buah kelapa sawit. Juweni yang panjat pohon, dan Tina yang memunguti di bawah. Nah,sekali waktu ketika Juweni hendak manjat kembali, dia melihat Tina nungging dengan bayangan celdamnya yang ngeplak di roknya. Serrr….. dadanya berdegup.

Mata segera perintahkan ke otak, perkosa saja dia. Setan yang dengar juga mendorong, ho oh, ho oh, bagus! Agaknya sensor di otak Juweni sedang soak, maka perintah otak soak itu diteruskan ke kaki, dan…..Juweni tak jadi manjat, malah mendekap Tina yang posisi nungging.\

Tentu saja Tina kaget dan mencoba menghempaskan tubuh Juweni. Tiba-tiba lelaki muda itu mengeluarkan golok. Siap membunuhnya manakala menolak melayani nafsunya.Terpaksa Tina bertekuk lutut dan berbuka paha untuk Juweni. Paling kurang ajar setelah berbuat kondisi Tina yang nyaris bugil itu difotonya pakai HP. “Untuk kenang-kenangan.” Katanya.

Tentu saja Tina tidak terima, setibanya di rumah dia lapor polisi dan dua jam kemudian Juweni ditangkap. “Melihat posisi dia ambil biji sawit, nafsuku langsung bangkit.” Kata Juweni polos.

Batok kepala Juweni isi kerikil ngkali. (JPNN/Gunarso TS)