Wednesday, 14 November 2018

Penghapusan Ganjil-Genap di Benyamin Suaeb Disambut Gembira

Kamis, 6 September 2018 — 1:16 WIB
Ketua P3MK H.  Hendry  Syahrial

Ketua P3MK H. Hendry Syahrial

JAKARTA– Segenap pedagang di Pasar Mobil Kemayoran (PMK) menyambut gembira dengan dihapusnya peraturan kawasan ganjil-genap di Jalan Raya Benyamin Suaeb, Kemayoran, Jakarta Pusat. Pasalnya, pelaksanaan ganjil-genap dalam rangka kegiatan Asian Games tersebut membuat aktivitas bisnis di pasar tersebut anjlok parah.

“Alhamdulillah, pelaksanaan ganjil-genap di Jl Raya Benyamin Suaeb sudah berakhir, semoga pelanggan yang sempat menghilang, balik lagi ke sini,” ujar Rudy, salah satu pedagang mobil seken di PMK di Jl Raya Industri, Kemayoran, Jakpus.

Menurutnya selama satu bulan perluasan kawasan ganjil-genap tersebut membuat omset penjualan turun setengahnya. “Omset penjualan rata-rata turun sekitar 50 persen,” tambah pedagang yang menjual aneka city car dan minibus.

Ketua Persatuan Pedagang Pasar Mobil Kemayoran, H. Hendry Syarial membenarkan secara umum omset anjlok setengahnya. “Karena Jl Raya Benyamin Suaeb merupakan akses utama ke PMK. Peraturan tersebut membuat pelanggan maupun calon konsumen banyak yang mengurungkan datang ke sini,” jelas Hendry selaku pemilik show room Raden Auto.

USAHA KULINER

Menurutnya, anjloknya omset juga terjadi pada pada usaha kuliner. “Contohnya, satu rumah makan padang omset harian normal sekitar Rp 4 juta turun tinggal Rp 2 juta,” ungkapnya.

Dengan berakhirnya pembatasan mobil pribadi di jalan tersebut, semoga aktivitas perdagangan PMK yang terdiri dari 200-an show room dan 500-an kios onderdil dan bengkel menjadi normal kembali,” harap Hendry. Menurutnya PMK merupakan salah satu ikon otomotif di Ibukota yang menghadirkan ribuan unit mobil seken yang dijual secara kredit maupun tunai.

“PMK juga dikenal sebagai pusat suku cadang dan aksesori yang sangat lengkap. Di sini juga terdapat bengkel dan salon mobil,” pungkasnya. (*/bu)