Tuesday, 13 November 2018

159 Calon Mahasiswa STIDKI NU Ikuti Propesa

Jumat, 7 September 2018 — 12:42 WIB
Sebanyak 159 calon mahasiswa peserta  Program Pengenalan Studi dan Almamater ( Propesa) Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI NU) Indramayu foto bersama. (taryani)

Sebanyak 159 calon mahasiswa peserta Program Pengenalan Studi dan Almamater ( Propesa) Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI NU) Indramayu foto bersama. (taryani)

INDRAMAYU  – Sebanyak 159 calon mahasiswa, mengikuti Program Pengenalan Studi dan Almamater ( Propesa) Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI NU) Indramayu.

Kegiatan Propesa dibuka di Gedung NU Indramayu Jalan Gatot Soebroto Indramayu, Jumat (7/9/18) dan akan berlangsung selama tiga hari. Materi yang diberikan di antaranya;  Wawasan Kebangsaan, ke NU an, Study Kampus, Pencegahan Radikalisme dan Bahaya Narkoba.

Ketua Dewan Pembina Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI NU) Indramayu, H. Juhadi Muhamad, SH.I mengatakan,  calon mahasiswa yang mengikuti Propesa ini diharapkan dapat mengikuti kegiatan dengan baik penuh dengan disiplin.

“STIDKI NU Indramayu akan menjadi lembaga pendidikan yang mencetak pemimpin bangsa di masa depan. Lulusan STIDKI NU akan mampu menjawab tantangan bangsa kedepannya,” kata dia.

Pada masa pengenalan kampus ini, pendaftar di STIDKI NU Indramayu merupakan yang terbesar di Jawa Barat dibandingkan perguruan tinggi NU lain di Jawa Barat.

Wakil Ketua STIDKI NU Iing Rohimin mengungkapkan, mahasiswa STIDKI NU berasal dari sejumlah daerah baik dari Indramayu, Subang dan Cirebon.  “Kami memiliki Program Studi yakni Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Pengembangan Masyarakat Islam ( PNI) Managemen Dakwah dan Bimbingan Konseling Islam (BKI). (taryani/mb)