Wednesday, 19 September 2018

Prabowo Sindir Kubu Jokowi yang Heboh Umumkan Ketua Timses

Jumat, 7 September 2018 — 22:12 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, (yendhi)

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, (yendhi)

JAKARTA – Calon Presiden Prabowo Subianto menyindir kubu Jokowi – Ma’ruf Amin yang secara heboh khusus menggelar jumpar pers untuk mengumumkan nama ketua tim sukses (Timses), Jumat (07/9) sore.  Dalam kondisi rupiah anjlok, seharusnya para tokoh mengatasi pemelahan itu.

Jumat sore, Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno juga sedang menggelar pertemuan dengan parpol koalisi di tempat berbeda. Namun, kubu Prabowo-Sandi tak membahas isu-isu Pilpres, tapi membahas kondisi ekonomi terkini, terutama ancaman pelemahan nilai tukar rupiah atas dolar AS. Bagi Prabowo, isu ekonomi ini lebih penting daripada timses.

“Masalah ekonomi ini masalah bangsa, masalah timses masalah teknis. Setiap saya muncul saya itu Pak gimana rupiah, ,” ucap Prabowo usai pertemuan di kediamannya, Kertanegara, Jakarta, Jumat (7/9).

Sebelumnya, Jokowi mengumumkan ketua timses di Pilpres 2019 adalah pengusaha Erick Thohir, dan ketua dewan pengarah timses adalah Jusuf Kalla. Sementara Prabowo memberi rekomendasi kepada Jokowi untuk mewaspadai bahaya melemahnya rupiah.

Prabowo mengatakan, pertemuan sejak sore yang dihadiri elite PAN, PKS, dan Gerindra itu atas permintaan dari berbagai kalangan agar mereka menyikapi permasalahan ekonomi terkini.

“Kita selalu diminta statement bagaimana masalah rupiah yang melemah, kita ini kan sudah koalisi. Jadi atas saran berbagai pihak minta kepada saya untuk segera menyelenggarakan pertemuan semacam ini untuk kita bahas secara ilmiah, rasional, keadaan yang dihadapi rakyat kita sekarang,” paparnya.

Masalah pun tak sembarangan dibahas, tim Prabowo-Sandi mengundang pakar ekonomi untuk memberikan solusi atas masalah yang dihadapi pemerintah. Pertemuan membahas isu seperti ini bahkan akan digelar rutin.

“Masalah timses itu adalah masalah yang menurut kami ya berjalan. Kita nanti tanggal 20 September menyampaikan itu kepada KPU. Jadi enggak ada masalah, sekarang tanggal 7 masih lama 13 hari. Sudah ada pertemuan-pertemuan terus dari 5 partai kumpul terus,” imbuhnya.

“Saya kira timses itu sesuatu yang alamiahlah, tidak perlu suatu konferensi pers khusus,” kata Prabowo.  (win)