Sunday, 18 November 2018

Ada Dua Kegiatan Sama

Kapolda Jateng Tolak Beri Izin Kegiatan Jalan Sehat yang Melibatkan Ahmad Dhani Dan Neno Warisman

Sabtu, 8 September 2018 — 8:16 WIB
Kapolda Jateng IrjanCondro Kirono.(suatmaji)

Kapolda Jateng IrjanCondro Kirono.(suatmaji)

SEMARANG – Dinilai berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas , Polda Jateng menolak memberi izin dua kegiatan di Solo yang akan digelar Minggu(9/9/2018) .

Salah satu kegiatan yang tidak diberi ijin adalah kegiatan gerak jalan sehat yang akan menghadirkan musisi Ahmad Dhani dan Neno Warisman .

Kapolda Jateng Irjen Condro secara tegas mengatakan , kepolisian akan membubarkan gerak jalan sehat yang akan terselenggara di Lapangan Kota Barat, Solo jika tetap terselenggara pada hari Minggu 9 September besok .

Ia memastikan kegiatan itu tidak diberikan izin keramaian dari kepolisian. Menurut Kapolda , anggotanya telah memberikan surat pemberitahuan itu kepada panitia penyelenggara.

“Alasan tidak kami berikan izin adalah yang pertama bahwa gerak jalan sehat itu adalah keramaian umum yang bersifat olahraga, kebudayaan tanpa adanya orasi-orasi yang bersifat politis tanpa adanya panggung mimbar bebas,” jelas Condro.

Seperti diberitakan sebelumnya, kegiatan gerak jalan sehat tersebut rencananya akan dihadiri oleh Ahmad Dhani dan Neno Warisman. Selain jalan santai kegiatan juga akan diisi orasi peniliaian kinerja pemerintahan.

“Alasan kedua tidak diberi ijin karena lokasi yang diminta panitia sudah akan digunakan pemkot Surakarta untuk memperingati haornas, sekaligus pengarakan para peraih medali emas asian games dari jateng,” bebernya.

Alasan lain menurutnya adalah ada juga panitia lain  yang mengajukan izin tentang kegiatan yang sama.Yakni gerak jalan dengan orasi dan mengundang tokoh. Condro menyebut dua-duanya tidak diberi izin.

“Ada dua kegiatan di tempat yang sama,  karena itu akan menimbulkan potensi gangguan kamtibmas. Karena itu polda tidak mengeluarkan izin keramaian,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi kegiatan yang tidak mendapat ijin itu , Polda Jateng mengerahkan 1.700 anggota di lokasi pada waktu tersebut.Jumlah personil sebanyak itu adalah gabungan dari Polda Jateng dan Polres Surakarta. (suatmadji/tri ) .