Friday, 21 September 2018

Rayakan HUT Djoko Santoso, Prabowo Tetap Bicara Soal Rupiah

Sabtu, 8 September 2018 — 17:23 WIB
Prabowo Subianto. (yendhi)

Prabowo Subianto. (yendhi)

JAKARTA – Hadiri acara ulang tahun ke-66 Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso, bakal Calon Presiden Prabowo Subianto bahas masalah melemahnya nilai rupiah atas dolar.

Prabowo sempat diminta untuk memberikan sambutan pada acara perayaan ultah ke-66 Djoko yang dilaksanakan di kediaman mantan Panglina TNI itu di Jalan Bambu Apus Raya , Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (8/9/2018).

“Tadi saya katakan negara kita dalam keadaan terancam. Ya, dan semua indikator kita terancam. Rupiah melemah, itu tandanya ekonomi kita lemah,” kata Prabowo.

Menurutnya, melemahnya ekonomi karena kekayaan Indonesia berada di tangan orang asing yang tidak cinta kepada Tanah Air Indonesia.

“Ekonomi kita lemah, karena ekonomi kita, kekayaan kita tidak ditangan kita. Tapi di tangan orang-orang asing, orang-orang yang tidak setia kepada Pancasila, NKRI dan Tanah Air” ungkap Prabowo.

Untuk itu, Prabowo sebagai mantan prajurit TNI berjanji akan merebut kekayaan Indonesia jika terpilih sebagai presiden.

“Jadi kita sebagai prajurit untuk apa kita dulu berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan, kalau untuk melihat negara kita dikuasai oleh bangsa lain. Saya kira cukup sekian dari saya,” tandas Prabowo.

Dalam acara ini turut hadir di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan,
Wakil DPR RI Fadli Zon, Sekjen demokrat Hinca Panjaitan, politisi Gerindra Fuad Bawazier, Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani, Wasekjen Partai Demokrat Didi Irawadi, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, musisi Ahmad Dhani ibunda Sandiaga Uno yakni Mien Rachman Uno, Buni Yani, Ustad Idrus Sambo. (Yendhi/b)