Tuesday, 18 September 2018

Jasa Raharja Beri Santunan Korban Kecelakaan Bus di Cikidang Sukabumi

Minggu, 9 September 2018 — 14:44 WIB
jasa raharja

BOGOR – Jasa Raharja merespon cepat atas kecelakaan maut yang terjadi di Cikidang Sukabumi. Warga yang anggota keluarganya meninggal dalam kecelakaan ini, Minggu (9/9/2018), menerima santunan.

Penyerahan santunan terhadap ahli waris korban kecelakaan bus pariwisata di Kabupaten Sukabumi dari PT Jasa Raharja (Persero) oleh Bupati Bogor.

Bupati Bogor Hj. Nurhayanti menyerahkan santunan dari PT Jasa Raharja (Persero) ke ahli waris korban di  Pendopo Kantor Bupati Komplek Pemda Kabupaten Bogor, Minggu (9/9/2018) pukul 11.00 WIB.

(BacaJenasah Kecelakaan Maut di Cikidang Dimakamkan)

Kecelakaan bus pariwisata di Kampung Selagedang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi yang terjadi pada Sabtu (8/9/2018) mengakibatkan 16 orang korban luka berat dan 21 orang korban meninggal dunia.

Turut hadir dalam kegiatan santunan ini selain Bupati Bogor yaitu AKBP Andi M Dicky Pastika, Kapolres Bogor, Budi Rahardi, Dirut Jasa Raharja, Supriyanto, Kadishub Kabupaten Bogor, Belya Indra, Kepala Divisi Jasa Raharja, Bisma Wisuda, Kabid Pengawasan Dishub Kabupaten Bogor dan Enday Zarkasih, Kabag Kesra Kabupaten Bogor serta keluarga para korban.

(BacaDampak Kecelakaan Maut di Cikidang, Bus Tak Layak Jalan ke Puncak Dipaksa Putar Arah)

Santunan diserahkan secara langsung oleh Bupati Bogor Hj. Nurhayanti kepada perwakilan keluarga para ahli waris korban meninggal dunia yang berjumlah 21 orang. Nilai nominal untuk tiap korban meninggal dunia sebesar Rp50 juta dan untuk korban luka berat sebesar Rp20 juta.

Supriyanto, Dirut Jasa Raharja mengatakan, pemberian santunan lebih cepat guna merespon dukacita bagi keluarga yang ditinggal.

Para penerima santunan yakni:
1. Budi Supriadi dengan ahli waris Sundari ( Istri ) alamat Kampung Lawa Sari, RT 03/04, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor;
2. Galih Nurhadi dengan Ahli waris Risyanti ( istri ) alamat Polo Geulis no. 22 Bogor Tengah.
3. Tagrit Daulat dengan ahli waris Siti Shafiyyah alamat Kampung Sukamulya, Bogor Timur.
4. Pajar Rullah Akbar ahli waris Akub Zaenal alamat Gg. Pacilong Kebon Pedes, Kota Bogor.
5. Syahrudin ahli waris Herlina Utami Dewi Jl. Raya Semplak, Caringin, Kota Bogor.
6. Santi Ropika Sitorus alamat Kawung luwuk, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
7. Romli ahli waris Ida Farida alamat Kampung Kemang Kiara, Kabupaten Bogor.
8. Remon Alfredo ahli waris Martua Manik,  warga Perum Puri Nirwana III, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor;
9. Dadan Ziwandana ahli waris Yeti Herawati, alamat Kampung Saden, Kecamatan  Lewisadeng, Kabupaten Bogor.
10. Ai Zubaedah Ahli waris Lilis, alamat Kampung Lawasari, Kelurahan Sandali, Kecamatan Rabcabungur, Kabupaten Bogor.
11. Nasikun Rochman, ahli waris Suryani alamat Kampung Gunung Tajur Halang, Kabupaten Bogor.
12. Kustiawati ahli waris Sairah, alamat Kampung Pondok Rangon, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor.
13. Arman Hermawan ahli waris Umay Julianti, alamat Jalan Raya Ciapus, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.
14. Prayitno ahli waris Yayah Amelia, alamat Kampung Pulo Kedung Waringin, Bojonggede, Kabupaten Bogor.
15. Hajah Nurusobah ahli waris Tomy Nugroho, alamat Desa Ciomas, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.
16. Dony Andi Pradana, warga Perum Pesona Cileubut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
17. H. Agus Syamsudin, warga Cemplang Baru, Kelurahan Cilendek, Kecamatan Bogor Barat, Lota Bogor.
18. Muhamad Darwis, warga Kampung Cipedes, Cikakak, Sukabumi.
19. Fatchudin, warga Jalan Cenderawasih Cipayung, Tangerang Selatan.
20. Sri Juliani, warga Kampung Kemang,  Empang,  Cirebon dan  M. Ashari, warga Gang Ledeng Medan, Sumatera Utara.

Adapun korban luka berat dalam kecelakaan tersebut berjumlah 16 orang yakni,
1. Ahmad Fauzi, warga Kampung Bojong Susukan, Rt 03/07, Desa Susukan, Kabupaten Bogor.
2. Fajar, warga Kampung Bojong Susukan, Rt 03/07, Desa Susukan, Kabupaten Bogor.
3. Rico, warga Kampung Teng, Rt 02/05, Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kota Bogor.
4. Piliandi, warga Bogor Raya Blok F J 111/ 15, Kecamatan Cicurug, Kota Bogor.
5. Musholeh, warga Jalan Pabuaran, Rt 07/06, Kelurahan Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
6. Jefri Sitorus, warga Jalan Palayu V, Blok VII No. 55, Rt 03/07, Kelurahan Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
7. Tisna Pratama, warga Kampung Ciomas, Rt 04/03, Kelurahan Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.
8. Andre Gunawan, warga Kampung Cimanggu, Rt 03/07, Desa Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.
9. Heru Siswantu, warga Kampung Salakopi, Rt 01/04, Kelurahan Pasir Mulya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
10. Pendi, warga Kampung Sudi Mampir, Rt 03/02, Kelurahan Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.
11. Syarif Pudin, warga Kampung Sumber Wangi, Rt 03/011, Kelurahan Kayu Manis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
12. Aji Agus Samsudin, warga Kampung Cempleng Baru, Rt 03/ 12, Desa Cimande Barat, Kota Bogor.
13. R Armansyah Arifien, warga Pasir Angin, Rt 02/06, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
14. Rahmat, ( Belum diketahui ) alamatnya.
15. Rudi Sarifudin, warga Ugun Cikerti, RT 04/06, Padasuka, Ciomas, Kabupaten Bogor.
16. Tanti Alawiya, warga Kampung Cimanggis, RT 01/01, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
“Semua korban merupakan karyawan PT Catur Putra Jaya yang beralamat di Kemang Kabupaten Bogor,” kata Dirut Jasa Raharja. (yopi/ys)