Tuesday, 25 September 2018

Kendaraan Dirazia, Awak Bus di Kalideres Protes

Senin, 10 September 2018 — 20:10 WIB
Kasie Ops Sudinhub Jakbar, Hengki Sitorus bersama Kasatpel Terminal AKAP Kalideres, Revi Zulkarnaen saat Operasi Lintas Jaya menilang 20 bus dan dua bus dikandangkan. (rachmi)

Kasie Ops Sudinhub Jakbar, Hengki Sitorus bersama Kasatpel Terminal AKAP Kalideres, Revi Zulkarnaen saat Operasi Lintas Jaya menilang 20 bus dan dua bus dikandangkan. (rachmi)

JAKARTA – Petugas gabungan Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Barat menilang 20 bus dan 2 bus lainnya distop operasi karena surat-surat kendaraan mati.

Namun, penertiban angkutan umum tersebut sempat diprotes awak bus yang tidak terima kendaraannya dikandangkan (stop operasi).

“Jangan seenaknya saja dong (cabut operasi). Bus ini kan menghidupi banyak orang,” protes Poltak, awak bus kepada Kasie Operasional Sudinhub Jakbar, Hengki Sitorus didampingi Kasatpel Terminal AKAP Kalideres, Revi Zulkarnaen saat Operasi Lintas Jaya di area Terminal Kalideres, Senin (10/9/2018).

Oleh Hemgki, permintaan awak bus yang protes itu tidak digubris. Ia malah menugaskan tim derek untuk menggelandang bus dengan surat-surat kendaraam mati tersebut.  “Kami mencabut izin operasi dari dua bus yang bermasalah ini sebagai efek jera bagi yang lain,” tandas Hengki.

Kasatpel Terminal AKAP Kalideres, Revi Zulkarnaen mengatakan, operasi lintas jaya bertujuan menciptakan suasana tertib berlalu lintas di lingkup terminal di DKI Jakarta, termasuk di Terminal Kalideres. (Rachmi/win)