Tuesday, 18 September 2018

Pemkot Jakbar Geber Jam Belajar Masyarakat

Senin, 10 September 2018 — 23:00 WIB
Lurah Jelambar, Ambari sedang memantau siswa yang tengah JBM yang dipusatkan di Pos RW 01 Kelurahan Jelambar, Jakbar. (rachmi)

Lurah Jelambar, Ambari sedang memantau siswa yang tengah JBM yang dipusatkan di Pos RW 01 Kelurahan Jelambar, Jakbar. (rachmi)

JAKARTA  – Meningkatkan kualitas siswa mulai SD hingga SMA, Pemko Jakarta Barat mengebut Jam Belajar Masyarakat (JBM) mulai pukul 19.00-21.00 di 56 kelurahan.

“Kami berupaya meningkatkan prestasi akademik bagi siswa dari berbagai jenjang pendidikan melalui Jam Belajar Masyarakat,” kata Sekretaris Kota Jakbar, Eldi Andi, Senin (10/9).

Walikota Jakbar, Rustam Effendi sebelumnya juga mengintruksikan 56 lurah, delapan camat dan instansi terkait supaya membuat percontohan di tingkat RW untuk kegiatan JBM.

Adapun prioritas JBM yakni permukiman padat penduduk. Pertimbangannya justeru di kawasan tersebut banyak anak usia sekolah yang keluyuran saat malam hari seperti nongkrong di game online, bukannya belajar. Atau asyik menonton sinetron dari layar kaca serta bersibuk ria dengan gadgetnya.

Pelaksanaan JBM di 56 kelurahan antara lain terpantau di RW 01 Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan. Dimotori Lurah Jelambar, Ambari, ratusan anak usia sekolah kini tak lagi berhamburan ke luar rumah usai Magrib. Namun diarahkan berkumpul ke Pos RW 01 untuk belajar bersama yang dipandu sejumlah relawan.

“Asyik, anak saya nggak lagi terpaku dengan gadget atau main game online. Karena kini diarahkan dan dibimbing belajar saat Jam Belajar Masyarakat. Semoga prestasi anak saya meningkat,” kata Hendrita, warga RW 01 Kelurahan Jelambar, Senin (10/9/2018) malam.

Ambari, Lurah Jelambar menjelaskan pihaknya dibantu sejumlah relawan untuk membimbing belajar anak-anak usia sekolah.

“Untuk sementara ini Jam Belajar Masyarakat di Jelambar masih terbatas tiga kali dalam seminggu. Selanjutnya nanti akan diadakan setiap malam,” ujar Ambari.

Ia merinci JBM diadakan mulai Minggu pagi untuk semua pelajaran. Khusus pada Senin malam dan Kamis malam, membahas pelajaran Bahasa Inggris dan lainnya. Saat minggu pagi JBM diikuti sekitar 130 siswa. Sedangkan pada Senin malam dan Kamis malam berkisar 25 siswa.

“Saya senang banget nih bisa ngumpul belajar di sini. Jadi pengen belajar tiap malam ke sini,” ungkap Yanti, siswa kelas 6 SD. (Rachmi/win)