Monday, 19 November 2018

Sambut Pergantian Tahun Baru 1 Muharam Warga Pawai Obor

Senin, 10 September 2018 — 21:38 WIB
Pawai obor keliling komplek dalam memperingati Tahun Baru Islam. (angga)

Pawai obor keliling komplek dalam memperingati Tahun Baru Islam. (angga)

DEPOK  –  Pawai di jalanan menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1440 Hijriah muncul di berbagai tempat. Di Jalan Gajah Mada sempat membuat kepadatan lalu lintas. Di Perumahan Pesona Pamulang menggelar kegiatan pawai opor.

Di Jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk, warga mengumandangkan shalawat dengan iring-iringan kendaraan. Mereka ada yang membawa obor dan pengeras suara.

Sedangkan di Pamulang, jumah peserta mencapai ratusan 100 anak, berasal dari RT.01, 02, dan 03 RW.15, begitu antusias dalam melakukan rangkaian perayaan Tahun Baru Islam salah satunya pawai obor dengan keliling komplek berjalan kaki sejauh 700 meter.

Menurut Sekretaris DKM Musolah Al Mukhlishin, Perum Pesona Pamulang, Wibowo,43, mengatakan sebelum menggelar pawai obor terlebih dahulu para anak-anak diajak nonton bareng tentang perjalanan hidup Nabi Rosulluloh SAW.

“Kita ingin mengajarkan kepada para anak-anak bahwa Islam mempunyai Tahun Baru sendiri. Dalam mengajarkan amalam sunah rosulluloh  kegiatan pawai obor ini sudah menjadi agenda rutin tahunan,” ujarnya kepada poskotanews.com usai acara di Musolah Al Mukhlishin RW.15, Pondok Petir, Bojongsari Kota Depok, Senin (10/9) malam.

Selain itu untuk acara tablig akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam, lanjut Wibowo telah menjadwalkan kegiatan lanjutan pada Selasa (11/9) esok berupa santunan anak yatim dan Dhuafa.

“Tujuan acara ini dapat mengajarkan para anak-anak terhadap syiar bahwa islam mempunyai Tahun Baru sendiri sambil belajar mengenai sejarah Nabi SAW,”tambahnya

Untuk makna Tahun Baru Islam ini, Wibowo mengungkapkan  adalah suatu kebangkitan umat islam untuk lebih sadar lagi dalam berislam dengan Kaffah yaitu berislam keseluruhan sesuai sunah Rosullolah SAW.

“Kita berharap pada perayaan tahun baru islam tahun ini dapat lebih terjaga kerukunan beragama dan terjalin keharmonisan serta besar harapan dalam memaksimalkan pembangunan,” tutupnya. (Angga/win)