Wednesday, 26 September 2018

Di Cirendeu Ciputat, Posko Pemuda Pancasila Dirusak dan Dibakar

Selasa, 11 September 2018 — 23:57 WIB
Salah satu Posko PP yang dirusak di kawasan Pisangan dan Ciputat Timur. (anton)

Salah satu Posko PP yang dirusak di kawasan Pisangan dan Ciputat Timur. (anton)

TANGERANG – Bentrokan organisasi masyarakat Pemuda Pancasila dan Forum Betawi Rempug (FBR) merembet hingga ke Jalan Raya Purnawarman, Pertigaan Bukit Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Sejumlah posko milik PP yang ada di pinggir jalan wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dirusak dan dibakar yang diduga dilakukan anggota oknum FBR usai melakukan milad di kawasan Graha Raya, Bumi Serpong Damai (BSD) Serpong.

Aksi pengerusakan dan pembakaran dilakukan puluhan oknum dengan melakukan konvoi membuat warga Ciputat marah dan geram, Selasa (12/9/2018).

“Kelompok pemuda yang mencapai lebih 30 orang mendatangi Posko PP dengan cara berkonvoi sepeda motor langsung merusak dan membakar posko di Jalan Raya Purnawarman, Pertigaan Bukit Cirendeu, Ciputat Timur,” kata Kasan, tukang becak yang mangkal di pertigaan tersebut.

rembukan

Sejumlah tokoh PP meminta agar tidak terpancing dengan pengerusakan posko

Salah satu pemuda langsung membakar posko tersebut, dan agar tidak merembet ke bangunan lain atau rumah warga langsung dipadamkan pakai air menggunakan ember dan lainnya. Aksi pengerusakan posko tercatat posko PP dilakukan di kawasan Cempaka Putih, Ciputat Timur, Pondok Cabe, Cirendeu, Pamulang, dan daerah perbatasan antara Ciledug dengan Petukangan Utara.

MENAHAN DIRI

Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Tangsel, Mohammad Reza AO didampingi Sekretaris PP Iwan Pristiasia, meminta seluruh anggota dan kader PP Kota Tangsel untuk tidak terpancing dengan kejadian tersebut.

“Sejak awal kami mendukung kegiatan milad FBR bahkan di wilayah Tangsel tidak ada masalah. Namun adanya pengerusakan sejumlah posko PP tentunya dilakukan oknum massa FBR dari luar Tangsel,” tuturnya yang menambahkan hingga malam ini anggota tetap bekumpul untuk menjaga lingkungan sekitar berasma sejumlah petugas kepolisian dan masyarakat sekitar.

Kapolres Tangsel Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ferdy Irawan didampingi Kasat Reskrim t AKP Alexander Yurikho, menyanyangkan terjadinya bentrokan tersebut. “Mereka saling kenal dan tidak mungkin melakukan perbuatan tersebut. Saya meminta kedua ormas di Tangsel untuk menahan diri menjaga ketertiban dan keanyamanan lingkungan,” harapnya. (anton/b)