Wednesday, 19 September 2018

Dukungan Kader Demokrat, Tidak Keuntungan Bagi Jokowi-Ma’ruf

Selasa, 11 September 2018 — 20:44 WIB
Pasangan Jokowi-Ma'ruf menunjuk Erick Thohir sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional dan Jusuf Kalla sebagai Ketua Dewan Pengarah Tim Pemenangan.

Pasangan Jokowi-Ma'ruf menunjuk Erick Thohir sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional dan Jusuf Kalla sebagai Ketua Dewan Pengarah Tim Pemenangan.

JAKARTA – Partai Nasional Demokrat (Nasdem) menilai dukungan dari beberapa kader Partai Demokrat tidak memiliki nilai keuntungan bagi pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin. Ketua DPP Partai Nasdem bidang Pemenangan Pemilu, Effendy Choirie alias Gus Choi mengatakan Jokowi juga tidak mengambil keuntungan dari pembelotan oknum kader Demokrat tersebut.

“Jokowi gak akan mengambil keuntungan dari apapun dari Demokrat dengan sikap yang seperti ini. Gak ada keuntungan apa-apa,” katanya di kantor DPP Nasdem, Jalan Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (11/9/2018).

Gus Choie menandaskan tanpa adanya dukungan itu, pihaknya yakin Jokowi akan kembali menduduki kursi presiden. Dia merujuk pada dukungan yang diberikan sembilan partai politik dan rakyat cukup memenangkan Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang.

“Karena insya Allah Jokowi dengan semua dukungan yang ada koalisi yang besar, rakyat yang sudah rasakan hasil pembangunan kepemimpinan, Jokowi tidak sombong, rendah hati yang tetap sabar dikritik sana sini, dizalimi sana sini, saya kira rakyat makin menguat untuk (memilih) Jokowi,” tandasnya.

Sejumlah kader Partai Demokrat membelot dan menyimpang dari arah kebijakan partai. Alih-alih mendukung pasangan Prabowo – Sandiaga Uno, beberapa kader Demokrat justru menyatakan sikap mendukung pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Padahal partai bentukan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berstatus partai pengusung Prabowo – Sandi. (ikbal/b)