Wednesday, 21 November 2018

Gus Choi Usulkan Sandi Juga Sowan ke Megawati

Selasa, 11 September 2018 — 19:08 WIB
Ketua DPP Partai Nasdem bidang Pemenangan Pemilu, Effendy Choirie (kiri).

Ketua DPP Partai Nasdem bidang Pemenangan Pemilu, Effendy Choirie (kiri).

JAKARTA – Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno aktif bersafari politik ke berbagai kalangan. Dan safarinya itu dilakukan setelah Jokowi atau Ma’ruf terlebih dahulu melakukannya.

Seperti ketika Jokowi t atau Ma’ruf mendatangi Nahdlatul Ulama dan Muhamaddiyah, tak lam kemudian Sandi melakukan hal sama. Demikian juga ketika Jokowi mendatangi kediaman Gus Dur beberapa hari lalu, dan Sandi juga melakukan sowan kepada keluarga Presiden ke-4, almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah di Ciganjur, Jakarta Selatan, Senin (10/9/2018).

Meski demikian, Ketua DPP Partai Nasdem bidang Pemenangan Pemilu, Effendy Choirie menilai langkah mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu bagian dari tradisi Indonesia.

Menurutnya seorang politisi yang hendak mengikuti pesta demokrasi besar lazim bertandang ke tokoh-tokoh yang dinilai lebih senior.

“Itu Kultur. Siapapun yang mau jadi pemimpin itu bagus untuk sowan silaturahim ke mantan-mantan atau tokoh presiden, wakil presiden. Misalnya datang ke Habibie, bagus. Karena Gus Dur sudah meninggal, ke istrinya Gus Dur itu bagus,” katanya di kantor DPP Nasdem, Jalan Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (11/9/2018).

Anggota DPR RI yang akrab disapa Gus Choi itu juga mengingatkan Sandi untuk perlu mengunjungi Megawati Soekarnoputri. Dia beralasan Megawati yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan juga mantan Presiden RI.

“Sandiaga Uno calon wapres, bagus juga sowan ke Megawati sebagai presiden ke lima,” imbuhnya.

Terlepas dari menjalankan tradisi, mantan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berharap agar Sandi tidak perlu memikirkan keuntungan suara saat ‘sowan’ ke tokoh bangsa.

“Tidak harus terkait dengan suara. Jadi calon-calon ini jangan hanya berpikir suara, tapi juga berpikir sopan santun tradisi yang bagus, melestarikan. Mau jadi pemimpin itu harus sowan ke mantan-mantan pemimpin dan keluarga pemimpin,” pungkasnya. (ikbal/b)