Wednesday, 14 November 2018

Parkir di Trotoar 61 Sepeda Motor Diangkut Pakai Truk

Selasa, 11 September 2018 — 19:44 WIB
Sepeda motor yang diangkut petugas karena parkir di trotoar. (Ifand)

Sepeda motor yang diangkut petugas karena parkir di trotoar. (Ifand)

JAKARTA – Hampir seminggu belakangan ini, razia parkir liar di sepanjang Jalan Dewi Sartika, Kramatjati, Jakarta Timur, digelar. Hasilnya, puluhan motor yang parkir di trotoar diangkut petugas karena dinilai meresahkan pejalan kaki.

Kasi Pengawasan dan Pengendalian Sudin Perhubungan Jakarta Timur, Slamet Dahlan mengatakan, razia ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari sebelumnya. Sebab banyak laporan warga masuk dan mengeluhkan parkir liar. “Selama sepekan belakangan ini hampir setiap hari kami razia. Dan setiap hari juga kami angkut sepeda motor dari lokasi itu,” katanya, Selasa (11/9).

Dikatakan Dahlan, dari penindakan itu, 61 sepeda motor diangkut untuk ditindak kepolisian. Keseluruh motor diangkut menggunakan truk. “Untuk penindakan Selasa (11/9) kami menjaring 19 sepeda motor,” ungkapnya.

Dahlan juga berpesan, pengguna sepeda motor jangan lagi menuruti rayuan juru parkir liar,. Pasalnya, hanya karena demi membayar parkir murah akibatnya kendaraanya diangkut. “Karena semua parkir liar yang ada di badan jalan dan trotoar akan kami tertibkan,” tegasnya.

Kasatpel Pelayanan dan Penertiban UP Perparkiran Dishub DKI, Bima Dwi Hariyadi menambahkan, lokasi tersebut ditertibkan karena memang berada di daerah larangan parkir. Karena selama ini trotoar dan bahu jalan beralih fungsi sehingga menggambil hak pengguna jalan. “Manfaatkan parkir resmi yang ada, daripada parkir di trotoar akan ditindak petugas,” katanya.

Bima menyebut, warga yang selama ini parkir di trotoar segera beralih ke Park and Ride yang ada di samping PGC. Disamping lebih aman, tarifnya juga murah dan jika terjadi kehilangan ada penggantian dari pihak Asuransi. “Sebab pengelola Park and Ride ini sudah kerjasama dengan UP Perpakiran dan Asuransi,” pungkasnya. (Ifand/b)