Friday, 16 November 2018

Polisi Ringkus Empat Pengedar Ganja dan Sabu di Bogor

Selasa, 11 September 2018 — 15:55 WIB
sabu dan ganja

BOGOR – Empat pemuda ini berurusan dengan hukum setelah tertangkap polisi berprofesi sebagai pengedar ganja dan sabu. Kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan ganja ini diungkap Polresta Bogor Kota atas aduan masyarakat.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Ulung Sampurna Jaya mengatakan, penangkapan para tersangka dilakukan di tiga lokasi berbeda di wilayah hukum Polresta Bogor Kota.

“Saat ini para tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Mako Polresta Bogor Kota guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Kombes Ulung, Selasa (11/9/2018).

(BacaLadang Ganja Seluas 3,5 Hektar Ditemukan di Madina)

Orang nomor satu di jajaran kepolisian Kota Bogor ini mengutarakan, pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan tersangka Jus Munandar (29), warga Jakarta Utara dengan barang bukti 2 bungkus plastik klip berisi sabu. Tersangka diamankan di Jalan Kampung Tulang Kuning, RT 003/RW 005, Desa Waru, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

Lalu tersangka Alfiyan Bin Bukri Abdullah (21), warga Jakarta Pusat dengan barang bukti berupa 1 bungkus plastik klip kecil narkotika jenis sabu, dengan berat 0,5 gram. Tersangka diamankan di Area Parkiran Hotel Lagoon, Jalan Lodaya, RT 02/RW 07, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

(BacaBerawal dari Balapan Liar, Sindikat Pengendar 10 Kg Ganja Disergap)

Sementara dua tersangka tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ganja yakni, Ahmad Randa alias Buluk (33), warga Bogor Barat, Kota Bogor. Ia kedapatan menguasai 1 bungkus kertas warna coklat berisi ganja dan 3 bungkus plastik klip berisi sabu. Tersangka diamankan di rumahnya di Kampung Babakan Lebak, RT 04/RW 06, Kelurahan Balumbang Jaya, Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor.

Selanjutnya tersangka Riski Hardiansyah alias Tile (36), warga Bogor Barat, Kota Bogor. Tersangka ditangkap bersama barang bukti 7 bungkus kertas berisi ganja. Ia diamankan di Kampung Babakan Lebak, RT 01/RW 06, Kelurahan Balumbang Jaya, Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 114 (ayat 1), Pasal 112 (ayat 1), Pasal 111 (ayat 1) dan Pasal 127 (ayat 1) dengan ancaman hukuman Pidana penjara minimal 8 tahun dan maksimal 15 tahun atau penjara seumur hidup dan Pidana denda minimal Rp1 miliar dan maksimal Rp10 miliar. (yopi/ys)