Wednesday, 14 November 2018

Sandi Tegaskan Kepala Daerah Koalisinya Tidak Pusingi Pilpres 2019

Selasa, 11 September 2018 — 13:16 WIB
Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno memangkas rambutnya di Ko Tang, Glodok (cw6)

Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno memangkas rambutnya di Ko Tang, Glodok (cw6)

JAKARTA – Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno menegaskan kepada gubernur maupun kepala daerah di koalisinya untuk tetap fokus terhadap pembangunan wilayahnya, tidak mengurusi polemik Pilpres 2019.

“Prabowo-Sandi khususnya Pak Prabowo sudah memerintahkan kepada gubernur-gubernur maupun kepala daerah yang ada di koalisi kami, fokus untuk membangun wilayahnya karena mereka punya tugas untuk membangun ekonomi, lapangan pekerjaan, memastikan harga-harga terjangkau,” ucapnya di kawasan Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (11/9/2018).

Sandi melanjutkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun juga mendapat instruksi yanga sama oleh Prabowo. Mereka meminta agar gubernur-gubernur di koalisinya untuk mempersatukan rakyatnya agar tidak terpecah belah karena Pilpres 2019.

“Jadi Pak Anies dapat perintah yang sama, ada beberapa gubernur juga mendapat pesan yang sama bahwa mereka fokus, jangan mereka baru saja selesai proses pilkada yang sangat melelahkan dan kurang lebih melihat ada di masyarakat itu kan tentunya ada perbedaan pilihan, jangan diteruskan ini sampai ke pilpres,” katanya

“Mereka justru harus mempersatukan dan memastikan agenda pembangunan khususnya agenda ekonomi dalam keadaan turbolensi ekonomi ini tidak terganggu. Jadi itu pandangan kami dan itu sudah kami sampaikan ke beberapa gubernur,” sambungya.

Sementara itu, menurut Sandi, beberapa gubernur di koalisinya sempat menghadap ke Prabowo untuk memintah arahan dalam Pilpres 2019 ini.

“Ada yang mengahadap Pak Prabowo memohon arahan dia bilang you focus on your on region, wilayahnya seperti apa dan jangan pusing kan pilpres, karena pilpres itu tentunya semua masyarakat nanti akan punya satu preferensinya dan berdasarkan proses yang sangat panjang ini 7 stengah bulan ke depan kalau semuanya mikirikan pilpres politik akan siapa yang membangun di daerah,” tandasnya. (cw6)