Monday, 24 September 2018

Yenny Wahid Minta Sandi Tidak Lagi Mainkan Isu SARA

Selasa, 11 September 2018 — 6:50 WIB
Yenny Wahid (kiri) dan Sandiaga salahuddin Uno.

Yenny Wahid (kiri) dan Sandiaga salahuddin Uno.

JAKARTA – Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau Yenny Nur Wahid, puteri ke-dua mendiang Gus Dur berharap kepada bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno agar tidak menggunakan isu SARA pada Pilpres 2019.

Yenny mengapresiasi Sandiaga sebagai sosok muda yang ikut meramaikan bursa Pilpres 2019. Untuk itu, dirinya ingin menitipkan beberapa aspirasi kepada Sandiaga.

“Salah satu aspirasi yang kami titipkan tentunya adalah untuk menjaga keberagaman di Indonesia, menjaga agar pilpres nanti suhunya tetap adem ayem, tidak ada isu-isu SARA yang dimainkan,” kata Yenny.

Seperti diketahui, Sandiaga bersilaturahmi ke kediaman isteri mendiang Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Shinta Nuriyah Wahid di Jalan Al Munawaroh II, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (10/9/2018) untuk meminta wejangan.

Sandiaga, lanjut Yenny, menyambut baik aspirasi yang dititipan keluarga mendiang KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Kunjungan Sandiaga hari ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya menghadiri haul Gus Dur.

“Intinya keluarga sangat menghargai Pak Sandi datang ke sini, dan beliau bagi kami bukan orang baru, bukan orang asing sama sekali, kawan saya sudah lama, lalu ibu pak Sandi dengan ibu Shinta juga berkawan, sering ketemu juga dalam banyak kesempatan,” ungkap Yenny.

Ditambahkan Yenny, selama berbincang kepada mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut suasana berlangsung cair.

“Nah kami semua tadi seperti temen-temen bisa melihat sangat gayeng, bercakap, guyon, karena pak Sandi kan orangnya memang ceria, membawa kegembiraan dalam suasana yang beliau hadiri selalu,” pungkas dia. (Yendhi/b)