Friday, 21 September 2018

Dari Panggung Ludruk, Bankir Hingga Anggota DPR RI

Rabu, 12 September 2018 — 6:30 WIB
Indah Kurnia bersama warga menonton ludruk

Indah Kurnia bersama warga menonton ludruk

PENEMBANG ludruk jebolan Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya, Jawa Timur yang sering tampil di TVRI era 90-an, Indah Kurnia, kini masih menjabat sebagai anggota DPR RI komisi XI. Dia juga pernah menjadi bankir profesional, memimpin Persebaya dan kini menjadi politisi.

Namun demikian, hobinya nembang dan main ludruk tak bisa ditinggalkan. Bahkan tanpa sungkan-sungkan kerap memobilisasi teman-teman pejabatnya untuk mau nonton ludruk.

“Dari dulu bahkan sampai sekarang, kalau ada pertunjukan ludruk, biasanya lebih banyak pemainnya ketimbang yang nonton. Itulah sebabnya saya selalu promosi sama teman-teman, baik di legislatif maupun di eksekutif agar ikut melestarikan ludruk, karena ludruk bukan lagi milik Surabaya, tapi udah milik bangsa Indonesia, ” urai seniman dan politisi 56 tahun pada ‘Pos Kota’.

“Ludruk memang icon kota Surabaya, tapi sudah merambah ke pelosok tanah air dan menjadi aset budaya bangsa. Oleh sebab itu ludruk harus dilestarikan dan bisa memberikan kesejahteraan seniman-seniman ludruk. Ini akan saya perjuangkan, ” tegas Indah yang bergabung dengan BCA lewat jalur menyanyi.

Indah Kurnia lahir di Surabaya, 11 Agustus 1962. Indah terpilih kembali menjadi Anggota DPR-RI mewakili Dapil Jawa Timur I setelah memperoleh 68,497 suara. Sebelumnya Indah dikenal sebagai mantan manajer klub sepak bola wanita pertama di Indonesia.
Keberhasilannya membawa Persebaya meraih Juara Liga Indonesia di 2006 merupakan prestasi puncaknya di dunia olahraga.

PIMPINAN BANK

Indah juga mempunyai latar belakang sebagai bankir dan profesional. Terakhir menjadi Pimpinan BCA Tunjungan Surabaya (2000-2008). Setelah itu, dia direkrut oleh Grup Maspion (property) dan menjadi salah satu direkturnya.

Alumnus SMA 5 Surabaya dan alumnus STIE Artha Bodhi (ABI) masuk menjadi karyawan lewat jalur prestasi bersama calon karyawan lainnya seperti dari bidang olahraga dan musik. “Kalau BCA mengajarkan karyawan menyanyi kan membutuh waktu yang lama, tapi dengan merekrut penyanyi, BCA hanya membutuhkan waktu seminggu untuk melatihnya bekerja menghitung uang,” terangnya sambil tertawa.

Di masa kerja 2014-2019 Indah kembali duduk di Komisi XI dari Fraksi PDI Perjuangan yang membidangi perbankan, keuangan dan perencanaan pembangunan. Indah adalah anggota Pansus RUU Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Politisi PDIP ini juga Wakil Ketua Bidang Infokom DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Sebelum Indah Kurnia menjadi politikus ia adalah Pimpinan Cabang BCA di Surabaya dan Sidoarjo dan masuk manajemen Persebaya.

Indah menekuni nyanyi sejak tahun 70-an sebagai penyanyi. Sebelum menjadi anggota DPR, Indah sempat mencatatkan namanya di Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai orang Indonesia yang membawakan lagu terbanyak tanpa teks yaitu 714 lagu. Dimulai dari lagu Persembahan (Bing Slamet) dan diakhiri Hip-Hip Hura (Adjie Sutama). Dia juga sempat menjadi manager klub sepakbola Persebaya ini

Ibu dari tiga anak, Verlita Evelyn, Kevin Raymond dan Justin Raymond, buah pernikahannya dengan Jerry R Raymond ini terus berjuang mengangkat keberadaan ludruk. Putri sulungnya, Verlita Evelyn, menjadi aktris dan model terkenal.(ali/d)