Tuesday, 20 November 2018

Survei LSI

Empat Parpol Baru dan Dua Lama Diprediksi Tak Lolos ke DPR

Rabu, 12 September 2018 — 19:55 WIB
Peneliti LSI Denny Ja,  Ardian Sopa (rihadin)

Peneliti LSI Denny Ja, Ardian Sopa (rihadin)

JAKARTA – Sebanyak enam partai politik tidak akan lolos ke DPR pusat (Senayan) pada pemilihan legislatif (pileg) 2019. Enam parpol yang tidak lolos ke Senayan tersebut terdiri dari dua parpol lama dan empat baru. Mereka tidak lolos karena tidak memenuhi parliament threshold (jumlah kursi batas minimal) 4 persen di DPR.

Hal itu terlihat dari  hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, jika Pemilu digelar hari ini,  yang dirilis Rabu (12/9/2018). Survei ini dilakukan pada tanggal 12-19 Agustus 2018 dengan melibatkan 1.200 responden di 33 provinsi Indonesia.

Peneliti LSI Denny JA Adjie Alfaraby memaparkan, ada enam partai politik yang diprediksi tidak lolos ke DPR periode 2019-2024.

“Saat ini elektabilitas dari keenam partai tersebut di bawah 1 persen. Bahkan jika disimulasikan dengan menambah margin of error survei 2,9 persen elektabilitas keenam partai tak cukup lolos untuk ambang batas parlemen 4 persen,” papar Adjie.

Di sisi lain, partai politik juga masih bisa merebut 25,2 persen pemilih yang belum menentukan pilihannya pada Pemilu 2019. Oleh karena itu, ia menilai masih ada upaya bagi setiap partai untuk mengubah peta dukungan jelang Pemilu 2019.

Margin of error dalam survei ini adalah plus minus 2,9 persen. Artinya, data survei bisa bertambah atau berkurang sebesar 2,9 persen.

Dia menjelaskan, dalam survei ini, pengumpulan data melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner. Survei menggunakan metodemultistage random sampling.

Ada pun enam parpol yang diprediksi tak lolos ke DPR adalah:

  1. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dipilih 0,6 persen responden
  2. Partai Bulan Bintang (PBB) dipilih 0,2 persen responden
  3. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dipilih 0,2 persen responden
  4. Partai Berkarya dipilih 0,1 persen responden
  5. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dipilih 0,1 persen responden
  6. Partai Garuda dipilih 0,1 persen responden

Sementara itu, ada lima partai yang terancam tidak lolos ambang batas parlemen, yaitu:

  1. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dipilih 3,9 persen responden
  2. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dipilih 3,2 persen responden
  3. Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dipilih 2,2 persen responden
  4. Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dipilih 1,7 persen responden
  5. Partai Amanat Nasional (PAN) dipilih 1,4 persen. (win)