Sunday, 23 September 2018

Empat Pengeroyok Anggota Polsek Cikande Ditangkap

Rabu, 12 September 2018 — 16:23 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

SERANG – Upaya personil Polsek Cikande menangkap tersangka pengeroyok Panit Lantas Polsek Cikande. Dalam waktu sekitar 12 jam setelah peristiwa pengeroyokan, petugas reskrim meringkus empat tersangka pengeroyokan Bripka Tri Widianto di Wisma Cariti, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Rabu (12/9/2018) dinihari.

“Kurang dari 24 jam, empat orang yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan sudah kita tangkap. Keempat yang diduga pengetoyok ini ditangkap di lokasi terpisah,” ungkap Kapolsek Cikande, Kompol Kosasih dikonfirmasi poskotanews.com melalui telepon.

Kapolsek menjelaskan dari keempat tersangka yang ditangkap, pihaknya belum dapat memberikan identitas dan belum mengetahui peran masing-masing karena belum diperiksa. Namun diketahui saat peristiwa terjadi, diantara pelaku ada yang membawa badik. Kapolsek menjelaskan pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya.

“Masih ada pelaku lain yang masih kita kejar. Jumlah pelaku tidak perlu saya sebutkan tapi identitasnya sudah kita dapatkan,” tandasnya.

Seperti diberitakan, Bripka Tri Widianto, 40, personil Polsek Cikande menjadi sasaran kebrutalan sekelompok massa yang diduga oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) saat melerai keributan. Akibat pengeroyokan ini, korban yang menjabat sebagai Panit Lantas ini menderita luka di sekujur tubuh dan mendapat perawatan di puskesmas setempat.

Diperoleh keterangan, aksi pengeroyokan yang menimpa anggota Korps Bhayangkara ini terjadi di Wisma Cariti, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Rabu (12/9/2018) sekitar pukul 01.00 WIB. Berawal dari seorang pria yang diduga anggota LSM datang ke Wisma Cariti dengan membawa seorang wanita.

Kepada petugas resepsionis, pria yang belum diketahui identitasnya ini datang untuk memesan kamar. Oleh petugas resepsionis, pria tersebut diminta untuk membayar sewa kamar terlebih dahulu, namun pelaku tidak mau membayar. Karena tidak mau bayar, petugas resepsionis menolak untuk memberikan kunci kamar.

Lantaran diminta untuk bayar sewa kamar, pelaku ngamuk dan menganiaya petugas resepsionis. Kejadian penganiayaan itu sempat dilerai oleh petugas satpam. Masih belum puas, pelaku kemudian menghubungi kelompoknya. Beberapa saat setelah diberitahu, sekelompok orang dengan membawa tribut LSM datang ke Wisma Cariti dan langsung mengobrak abrik kursi.

Bripka Tri Widianto yang mendapat laporan adanya keributan juga mendatangi Wisma Cariti. Tiba di lokasi kejadian, Bripka Tri memperkenal diri sebagai personil Polsek Cikande dan berusaha untuk meredam keributan. Namun entah siapa yang memprovokasi, petugas polisi ini malah menjadi sasaran kebrutalan. (haryono/b)