Thursday, 20 September 2018

Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) jadi Tempat Pembuangan Sampah

Rabu, 12 September 2018 — 17:15 WIB
Tumpukan sampah itu mulai terlihat ketika melewati Jalan Raya Kali CBL, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan (saban)

Tumpukan sampah itu mulai terlihat ketika melewati Jalan Raya Kali CBL, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan (saban)

BEKASI -Sejumlah warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang pengelolaan sampahnya ditangani swakelola kesulitan membuah sampah karena lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terlalu jauh dan perlu kendaraan yang standar.

Akibatnya mereka membuang sampah di tepi Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) di wilayah Tambun Selatan dan Cibitung, “Dua wilayah yang saat ini terkena imbas akibat pembuangan sampah liar itu,” ujar Mamak Suryadi, pegawai pada Desa Sumberjaya, Tambun Selatan.

Menurutnya di wilayahnya saat ini berserakan sampah dan kalau terkena tiupan angin sampah masuk ke Kali CBL, “Sudah beberapa kali dilaporkan, namun pihak Pemkab Bekasi belum ada tanggapan,” jelasnya.

Pengamatan Pos Kota tumpukan sampah di tepi jalan wilayah Desa Sumberjaya, Tambun Selatan dan Cibitung, terlihat berserakan sepanjang 200 meter. Malah terlihat ada asap sepertinya sampah yang sudah lama mengeluarkan hawa panas dan membakar sampah plastik.

Menurut warga di sana, sejumlah mobil pick up yang dimodifikasi menjadi pengangkut sampah sering membuang muatannya ke lokasi itu., “Biasanya dari sejumlah perumahan baru, yang sampah rumah tangga penghuninya dikelola sendiri,” ujar Mamak, sambil mengatakan kalau ditegur alasannya bermacam-macam.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Jaoharul Allam, mengaku pihaknya akan terus melakukan upaya maksimal dalam mengatasi persoalan sampah. Seperti meningkatkan kinerja petugas dan juga armada pengangkut sampah dan terus membangun Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Sementara 3R di sejumlah wilayah.

“Kami berusaha maksimal dan akan fokus penempatan bak sampah di berbagai wilayah. Kita tahu juga sampah ini kan semakin meningkat sejalan kawasan pemukiman yang terus berkembang di Kabupaten Bekasi,” tuturnya.

Jaoharul yang baru dua bulan menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi menjelaskan selain upaya yang dilakukannya. Ia meminta kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan ditingkatkan, “Kesadaran masyarakat soal kebersihan perlu ditingkatkan dengan memberikan sosialisasi,” jelasnya.(saban/b)