Saturday, 17 November 2018

Kemenhub Cabut Izin Bus Maut Tewaskan 21 Orang

Rabu, 12 September 2018 — 20:10 WIB
Bus masuk jurang di Cikidang, Sukabumi. Sebanyak 21 orang tewas. (sule)

Bus masuk jurang di Cikidang, Sukabumi. Sebanyak 21 orang tewas. (sule)

JAKARTA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mencabut izin usaha angkutan bus pariwisata yang masuk jurang dan menewaskan 21 orang di Sukabumi, Jawa Barat.

“Saya tegaskan dengan ini mencabut izin penyelenggaraan angkutan pariwisata perusahaan otobus Indonesia Indah Wisata,” ucap Budi Karya, Rabu (12/9/2018).

Menurutnya aspek keselamatan mulai kelaikan jalan bus, jumlah penumpang yang harus sesuai dengan kapasitas, serta pengemudi bus yang profesional harus menjadi hal utama yang harus diperhatikan.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan, pihaknya akan mengumpulkan semua operator di seluruh wilayah untuk dibina.

Sedangkan untuk peraturan jangka panjang, kata Budi, peraturan bagi angkutan wisata akan lebih diperketat

Menhub katakan pihaknya akan menerbitkan surat edaran kepada seluruh perusahaan angkutan pariwisata agar sebelum mengoperasikan kendaraannya agar terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kendaraan dan pengawasan yang lebih ketat terhadap kendaraan wisata.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan bus Indonesia Indah terjadi Sabtu siang pukul 12.00 tanggal 8 September 2018 di Cikadang, Sukabumi Jawa Barat.

Bus terakhir dari lima mobil bernomor polisi B-7025-SGA berangkat dari Jakarta dan Bogor membawa rombongan karyawan PT Catur Putra Group masuk ke dalam jurang sedalam 100 meter.

Ternyata bus itu disopiri oleh keneknya karena sopir yang sebetulnya mengantuk. Selain itu bus tersebut ternyata sudah dua tahun tidak melakukan KIR. (dwi/b)