Wednesday, 26 September 2018

Lobi Kuat Prabowo-Sandi, Anak Buah Cak Imin: Mbak Yenny Orang Baik

Rabu, 12 September 2018 — 20:53 WIB
Anggota Fraksi PKB di MPR, Abdul Kadir Karding.

Anggota Fraksi PKB di MPR, Abdul Kadir Karding.

JAKARTA – Yenny Wahid diperebutkan oleh kubu Prabowo-Sandi Uno dan juga kubu Jokowi-Ma’ruf Amin. Kubu Prabowo terlihat lebih gencar, sebab setelah Sandi menyambangi putri Gus Dur itu, Prabowo juga akan segera menghubunginya.

Lalu, bagiamana tanggapan kubu Jokowi kalau kemungkinannya Yenny gabung ke Prabowo-Sandi?  Dari kubu Jokowi – Ma’ruf, anak buah Cak Imin, yakni Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, menyebut lobi  yang dilakukan kubu Prabowo-Sandi itu adalah bagian dari upaya politik. Karding menegaskan partainya menghargai apa pun keputusan Yenny.

“Saya kira siapa pun tokoh diajak oleh kedua paslon dan wajar saja karena itu kita serahkan kepada Mbak Yenny. Dia tokoh orang baik, punya pengaruh, wajar saja diajak. Cuma soal Mbak Yenny diajak bergabung ke Pak Sandiaga atau Pak Jokowi sudah hak pribadi,” kata Karding.

Karding juga tidak mempersalahkan jika suara Nadlatul Ulama (NU) terpecah seperti yang dilontarkan Yenny Wahid. PKB juga menghargai keputusan Yenny jika mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga atau pun sebaliknya.

“Suara NU kan besar, pecah sedikit nggak apa-apa lah, memang itu sulit untuk di 100 persen NU sulit. Tapi sebagian besar atau orang-orang NU itu seluruhnya ada di KH Ma’ruf,” kata Karding usai rapat Timses Jokowi-Ma’ruf di gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2018).

Karding menyebut Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf tidak takut kehilangan suara masyarakat NU. Dia yakin masyarakat NU memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf karena timses sudah memiliki cara untuk mempertahankan suara NU bahkan menambahnya. “(Iiya lah, ada NU ada PKB ada kyai-kyai yang jadi tim Pak Jokowi saya kira solid. Ada Kiai Ma’ruf,” imbuhnya.