Saturday, 22 September 2018

Menaker Prihatin Iklim Ketenagakerjaan Tak Nyamankan Pekerja & Pengusaha

Rabu, 12 September 2018 — 15:40 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.(dok)

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri.(dok)

JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, mengungkap keprihatinannya terhadap iklim ketenagakerjaan yang tidak membuat nyaman para pekerja dan pengusaha.

Kendati Indonesia masuk negara yang layak & menjanjikan untuk investasi.

“Itulah PR (pekerjaan rumah) kita untuk menjadikannya (persoalan) lebih baik,” ujar kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu di Jakarta, Rabu (12/9/2018). “Perlu menciptakan lebih banyak tenaga kerja skill untuk mengisi kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.”

Semua itu, katanya, disebabkan Skill yang tidak menyambung di luar pasar kerja. Akibatnya, selama ini, banyak lowongan kerja di Indonesia yang tidak terisi tenaga kerja lantaran adanya gap skill dengan kebutuhan bursa kerja.

“Karena itu penciptaan tenaga kerja skill serta link and match antara pendidikan dan kebutuhan di pasar kerja harus terus digenjot seiring Indonesia masuk negara yang layak dan menjanjikan untuk investasi yang berarti tercipta lapangan kerja baru,” ujarnya yang mengaku ikut mendorong warga Nahdlatul Ulama (NU) saat di Ponpes Ar-Rahmaniyah, Depok, membantu pemerintah mengatasi pengangguran, kemiskinan, ketimpangan sosial hingga akses pendidikan yang relatif terbatas. (rinaldi/tri)