Wednesday, 26 September 2018

Najib Razak Ingin Bersihkan Nama, Unggah ‘Bukti Sumbangan’ Rp1,4 Triliun dari Saudi

Rabu, 12 September 2018 — 7:51 WIB
Najib Razak membantah telah menggelapkan dana jutaan dolar dari badan investasi negara, 1MDB

Najib Razak membantah telah menggelapkan dana jutaan dolar dari badan investasi negara, 1MDB

MALAYSIA– Mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, menerbitkan surat yang ia sebut akan membersihkan namanya terkait sumbangan US$100 juta, atau sekitar Rp1,4 triliun, dari raja Arab Saudi.

Foto salinan surat tersebut ia unggah ke akun Facebook, disertai foto-foto rincian transfer dana dari kerajaan Saudi.

Surat tersebut tertanggal “1 Februari 2011 dan ditandatangani oleh almarhum Raja Abdullah”.

Disebutkan bahwa sumbangan US$100 juta sebagai bentuk penghargaan atas kerja Najib “dalam memerintah Malaysia yang antara lain memakai prinsip-prinsip Islam” dan juga atas sumbangan Najib dalam “memperkenalkan kembali Islam di masyarakat internasional”.

“Usul Anda untuk meluncurkan Gerakan Global Kaum Moderat di sidang Majelis Umum PBB di New York dan di KTT ASEAN yang ke-17 menunjukkan ini adalah cara yang modern dalam menghadapi isu terorisme internasional dan kelompok-kelompok ekstrem,” demikian bunyi surat tersebut.

Dalam tulisan yang menyertai foto-foto ini, Najib mengatakan karena Raja Abdullah sudah tiada dan ia sendiri tak lagi menjabat sebagai perdana menteri, saatnya sekarang untuk “membuka dokumen untuk membersihkan nama dan untuk menepis berbagai tuduhan dan fitnah”.

Dikatakan pula oleh Najib bahwa sumbangan ini memang “tidak diumumkan secara terbuka” setelah Malaysia menerima kenaikan kuota haji sebanyak 20.000 orang pada 2010.

Najib mengklaim bahwa sebagian sumbangan dari Raja Abdullah tersebut “untuk mendanai operasional politik Barisan Nasional”.

“Sebagai contoh, saya telah berikan dana ini kepada UMNO Johor untuk membeli beberapa (mobil) van. Malangnya, kerajaan PH (koalisi partai yang berkuasa, Pakatan Harapan) baru-baru ini telah menyita van-van ini,” kata Najib.

Ia juga mengatakan akan menerbitkan bukti-bukti lain, baik melalui Facebook maupun wawancara dengan media.

Najib sudah didakwa “menyalurkan dana jutaan dolar dari badan investasi negara 1MDB ke rekening pribadinya”.

Di berbagai kesempatan dengan tegas ia menolak dakwaan tersebut.(BBC)