Tuesday, 18 September 2018

Raja Juli Apresiasi Pernyataan AHY

Rabu, 12 September 2018 — 15:31 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (ist)

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (ist)

JAKARTA – Terkait pernyataan dari Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasmas) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang memberikan kebebasan terhadap kadernya dalam menentukan pilihan dalam Pilpres 2019 mendatang, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Raja Juli Antoni turut mengapresiasi.

Raja mengatakan bahwa sikap AHY tersebut patut diapresiasi. Menurutnya pernyataan AHY ini berdasarkan dari bagian realitas politik yang ada, sehingga memang tidak dapat dipaksakan.

“Kami mengapresiasi pendirian demokrat yang membolehkan kadernya untuk mendukung Pak Jokowi dan Pak Ma’aruf. Menurut saya ini bagian dari realitas politik tadi bahwa pemimpin lokal ini adalah orang yang paling mengerti dinamika lokal, dan mereka melihat bahwa aspirasi masyarakat mereka ke Jokowi – Ma’aruf, tidak bisa dipaksakan,” jelas Raja di Gedung Highend, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2018).

Menurutnya akan ada konsekuensi tertentu jika mereka melawan arus yang ada. Sehingga kata Raja, mereka juga tidak bisa memaksakan diri untuk satu komando di Jakarta.

“Apabila mereka melawan arus itu maka di pemilihan legislatif nanti partai demokrat juga akan tergerus suaranya. Sehingga mereka juga tidak bisa memaksakan diri untuk satu komando di Jakarta, jadi memberikan ruang kepada kader-kader mereka di provinsi untuk mendukung Pak Jokowi,” jelasnya.

Namun, terkait indikasi Partai Demokrat yang melakukan dua kaki, Raja enggan memberikan komentar. Yang jelas lanjutnya, ia mengapresiasi pernyataan dari AHY tersebut. “Saya tidak berani menjudge apakah itu dua kaki atau tidak. Tapi kami mengapresiasi pendirian Demokrat,” pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, AHY sempat menyatakan terkait perbedaan suara dalam menetukan pilihan saat Pilpres 2019 mendatang ketika ia melakukan kunjungannya ke Pangkal Pinang, kepulauan Bangka Belitung, Senin (10/9/2018).

“Partai Demokrat itu partai yang sangat demokratis. Kita ingin memberikan peluang kepada para kader untuk menentukan sikapnya. Tapi secara kepartaian sesuai yang telah diputuskan oleh majelis Tinggi Partai Demokrat, bahwa dalam kontestasi Pilpres 2019, Partai Demokrat mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga,” tegas putra sulung mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. (cw2/mb)