Wednesday, 14 November 2018

Sebut yang Pilih Jokowi “Masuk Surga”, Farhat Abbas Kena Tegur TKN

Rabu, 12 September 2018 — 16:04 WIB
Farhat Abbas. (instagram)

Farhat Abbas. (instagram)

JAKARTA – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Abdul Kadir Karding mengatakan telah memberikan teguran kepada Farhat Abbas atas pernyataannya tentang Jokowi di media sosial.

Selain mengunggah foto dirinya, lewat akun @farhatabbastv226 , Farhat menuliskan di kolom keterangan; “Yang Pilih Pak Jokowi Masuk Surga! Yang Gak Pilih Pak Jokowi dan Yang Menghina, Fitnah, Nyinyirin Pak Jokowi! Bakal Masuk Neraka! (Jubir-Indonesia),” tulisnya.

Karding pun mengatakan, bahwa pernyataan tersebut bukanlah pernyataan dari TKN. Karena itu, pihaknya telah memberikan teguran kepada Farhat melalui pesan whatsapp.

“Ya saya bilang begini, jangan membuat statment yang bisa ditafsiri orang, maupun dipahami orang itu menghina, membully kelompok lain. Itu tidak baik. Itu bisa merugikan Pak Farhat sendiri, merugikan partai, merugikan pasangan calon,” ujar Karding di Gedung Highend, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (12/9/2018).

Ia pun menegaskan, kalau apa yang disampaikan Farhat bukan atas dasar TKN. Justru Karding menilai, karena rasa kagum Farhat yang terlalu berlebih kepada Jokowi yang membuat pengacara kontroversial Indonesia ini membuat pernyataan semacam itu.

“Tetapi, saya sudah tegur karena khawatir dianggap itu kebijakan TKN. Itu bukan kebijakan TKN. Itu murni pribadi statmen Pak Farhat Abbas sendiri yang kira-kira fanatik sama ak Jokowi,” tegasnya.

Karding pun mengatakan setiap orang memiliki gayanya sendiri dalam menyampaikan pendapat dan pikirannya, termasuk orang yang sudah fanatik terhadap sesuatu atau seseorang. Namun untuk mengantisipasi agar hal seperti ini tidak terulang kembali, maka teguran pun diberikan kepada Farhat Abbas.

“Orang fanatik ini kan macam-macam ya. Ada yang seperti farhat, ya ada gayanya sapa lagi, ga bisa kita kontrol satu-satu. Tetapi saya tegaskan itu bukan sikap, bukan keinginan TKN, sama sekali bukan. Kita tidak tahu menahu,” tandas Karding.

Minta Maaf

Sementara itu, Farhat Abbas langsung menyatakan permintaan maafnya setelah mendapat teguran. Lewat media sosial, ia menuliskan “Saya minta maaf atas pantun yang membuat sebagian orang gagal paham,” tulisnya pada kolom foto.

 

Sementara dalam kolom keterangan ia menuliskan. “Farhat Abbas Caleg DPR RI Partai PKB Dapil Jabar VI Depok Dan Kota Bekasi Berpantun Tapi dibalas Emosi harusnya balas dengan Pantun Juga Dong He he he ,, Iklim Capres Semakin Memanas ! 2024 Gue Maju Capres Indonesia ! Sampai Jumpa,” tulisnya. (cw2/mb)