Saturday, 22 September 2018

20% Kader Demokrat Membelot ke Jokowi

Jumat, 14 September 2018 — 2:17 WIB
Rapimnas Partai Demokrat-ikbal 1

JAKARTA – Hasil survei internal Partai Demokrat di 34 provinsi mengungkap 80 persen kader partai memilih Prabowo Subianto. Sisanya 20 persen lagi memilih Jokowi.

“Apakah Partai Demokrat harus memecat semua anggota Partai Demokrat yang membelot ke Jokowi-Ma’ruf,” kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan, di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (13/9/2018).

Justru itu, Syarief mengungkap menjadi kewajiban DPP Partai Demokrat untuk meyakinkan kepada 20 persen kader tersebut agar mereka memilih Prabowo dengan alasan satu, dua, tiga, empat dan lima.

Syarief mengaku wajar jika ada gejolak. Apalagi Partai Demokrat baru last minute menentukan pilihan kepada capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. “Formalnya tanggal 10 Agustus ya. Sekarang ini tanggal 13 September. Jadi belum sebulan,” jelaskan.

Meski begitu, Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginstruksikan kepada ketua DPD untuk melakukan survei internal terhadap seluruh kader partai.

KELIRU

Sementara itu, Ketua DPP PAN, Yandri Susanto mendukung sikap koleganya dari Partai Demokrat. “Jadi ada tudingan Demokrat main dua kaki, saya kira itu keliru. Kalau rumah yang besar, ada perbedaan pendapat adalah sesuatu yang normal,” ucapnya.

Yandri menilai Partai Demokrat itu solid dan sangat sungguh-sungguh untuk memenangkan capres Prabowo.

Karena itu, pihaknya menegaskan kalau tudingan demokrat setengah-setengah memenangkan Prabowo itu fitnah.

“Nggak mungkin lah. Karena dokumen yang dibawa ke KPU itu, saya juga melihat langsung. Pak SBY yang paling utama menandatangani di ruangan beliau di Kuningan Jumat pagi sebelum berangkat ke KPU,” tegasnya. (rizal/bi/st)