Wednesday, 14 November 2018

Jadikan Kwik Kian Gie Tim Pakar Bidang Ekonomi, Sandiaga: Pak Kwik Tokoh Senior

Jumat, 14 September 2018 — 11:01 WIB
Sandiaga Uno, Calon Wakil Presiden RI. (yendhi)

Sandiaga Uno, Calon Wakil Presiden RI. (yendhi)

JAKARTA –  Untuk mewujudkan visi dan misi dalam mengatasi masalah ekonomi di Indonesia, pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno akan membentuk tim khusus ekonomi yang diisi para pakar ekonom.

Salah satu nama yang sempat disampaikan oleh Prabowo adalah mantan Menteri Koordinator Ekonomi, Kwik Kian Gie. Prabowo mengklaim, meski sebagai politisi PDIP namun Kwik bersedia menjadi Tim Kemenangan Nasional bidang ekonomi.

Sementara Sandiaga, mengakui kedekatan dirinya dengan Kwik sejak masih berkecimpung dalam dunia usaha hingga masuk ke ranah politik.

“Jadi pak Kwik kan tokoh senior, selalu memberikan masukan kepada saya mulai saya di politik malah sebelumnya waktu jadi pengusaha. Saya hubungannya baik sekali. Dan dia bersedia jadi narasumber,” ujar Sandiaga di kawasan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2018).

Meski kini Kwik telah lanjut usia, kata Sandiaga, namun segudang pengalamannya dalam bidang ekonomi dinilai mampu memberikan jawaban atas apa yang diinginkan dirinya dan Prabowo untuk mengentaskan masalah perekonomian Indonesia.

“Dia udah sepuh, udah 82 (tahun), tapi dia sampaikan akan memberikan sumbang saran dan khususnya dalam keadaan turbulensi ekonomi ini, dia pernah menghadapinya. Fokus dia adalah ekonomi rakyat sebenarnya. Ekonomi yang jadi landasan kita. Sila ke lima dan pasal 33 itu yang jadi landasannya,” tandas dia.

Sebelumnya, usai bertandang ke kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Prabowo menyebut akan memperkuat Tim Kemenangan Nasional dalam bidang ekonomi. Salah satu pakar yang akan digandeng yakni Kwik Kian Gie.

“Beliau Kwik Kian Gie menyatakan ingin membantu kami walaupun beliau menyatakan PDI tapi demi kepentingan negara ingin menjadi salah satu penasihat kami kalau demi negara dan bangsa kita tidak melihat partai,” kata Prabowo di kawasan Kuningan, Setiabudi, Rabu (12/9/2018). (Yendhi/tri)