Monday, 12 November 2018

Mahasiswa Demo di Depan Istana: Kebijakan Jokowi Rugikan Rakyat

Jumat, 14 September 2018 — 20:30 WIB
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Kestuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) berujuk rasa di depan kantor PMK, Jalan Medan Merdeka (toga)

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Kestuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) berujuk rasa di depan kantor PMK, Jalan Medan Merdeka (toga)

JAKARTA – Di tahun politik, kalangan mahasiswa mulai ikut bergerak mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi. Seperti pada Jumat (14/9/2019), ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) meminta seluruh elemen masyarakat mengkritisi kebijakan pemerintahan Jokowi.

Mereka akan menggelar aksi damai untuk mengkritisi lemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS. Sebelum berunjuk rasa, mereka berjalan dari kawasan Patung Kuda menuju depan Istana Negara, tepatnya di pojok aspirasi.

demo mahasiswa2

Sepanjang perjalanan, para mahasiswa mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintahan Joko Widodo yang telah dinilai merugikan masyarakat. Aksi damai ini diikuti seluruh Pengurus Wilayah KAMMI se-Jakarta, Pengurus Daerah (PD) Bekasi, Depok dan Tangerang Selatan.

“Kita lawan kebohongan yang telah diciptakan penguasa saat ini, katanya ekonomi kita saat ini baik-baik saja tetapi rakyat teriak harga-harga bahan pangan terus naik, harga listrik naik dan terus impor,” kata Wakil Ketua KAMMI Bogor, Arif saat orasi di depan Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/9/2018).

demo mahasiswa3

Tak hanya itu, ia dengan nangkring di atas mobil komando, juga meminta agar Presiden Jokowi tidak menyalahkan terus lemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS lantaran faktor eksternal, tanpa ada perbaikan keadaan ekonomi internal dalam negeri.

“Jangan terus menyalahkan faktor-faktor eksternal tapi kondisi internalnya terutama para Menteri-menteri Presiden Jokowi tidak sejalan, yang satu kesana yang satu kesitu,” ujarnya.  (toga/win)