Saturday, 22 September 2018

Polisi Buru Otak Tawuran di Kebayoran Lama Tewaskan Pelajar

Jumat, 14 September 2018 — 18:23 WIB
Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar

JAKARTA – Polres Jakarta Selatan masih memburu tersangka berinisial I yang diduga otak tawuran yang terjadi Sabtu (1/9/2018) sekitar pukul 03.00-04.00 WIB di di Jalan Soepono Keluahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan masih dicari.

Dari penyelidikan yang dilakukan, Polres Jakarta Selatan telah menetapkan 11 orang tersangka. Sedangkan I yang usianya sudah menginjak dewasa diduga menjadi otak dari terjadinya tawuran.

“Masih kita cari karena dia merupakan otak dalam kejadian itu dan dia juga yang berkomunikasi dengan lawannya dan dia juga yang mengajak adik-adiknya, ” jelas Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar, Jumat (14/9/2018).

Sedangkan 10 tersangka yang usianya di bawah umur terus dalam proses pemberkasan oleh pihak kepolisian.

Bahkan dalam proses penyelidikan selama tujuh hari diberikan perlakuan khusus kepada merela di Rutan Cipinang.

Kasus ini akan segera disidangkan dengan menggunakan Undang-Undang Perlindungan anak sesuai dengan pidana yang dilakukan oleh tersangka. “Sesegera mungkin anak ini akan kita tangkap. Karena tersangka ini baru lulus SMA,” tambah Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar.

Seperti diketahui tawuran ini menewaskan seorang remaja berusia 16 tahun bernama Ari Haryanto. Kedua kelompok tawuran setelah janjian lewat media sosial Instagram.

“Mereka janjian lewat Instagram. Kelompok ini kan ada grupnya. Nantangnya di media sosial Instagram,” kata Kasat Reskrim. “Kalau korban bersekolah di SMA Muhammadiyah Slipi, lawannya gabungan sekolah-sekolah di Jaksel,” ujar Stefanus.(M2/Adji/b).