Saturday, 22 September 2018

Kejaksaan Kaji Unsur Korupsinya Soal ASN Terpidana Korupsi Masih Terima Gaji

Sabtu, 15 September 2018 — 0:15 WIB
Jaksa Agung HM Prasetyo

Jaksa Agung HM Prasetyo

JAKARTA – Kejaksaan Agung akan mengkaji adanya unsur korupsi terkait Apatur Sipil Negara (ASN) aktif yang telah menjadi terpidana korupsi ternyata tetap menerima gaji.

“Kami lihat nanti seperti apa, apa disengaja atau tidak, tentunya ada penyelesaiannya. Bisa juga dikembalikan nanti,” kata Jaksa Agung HM Prasetyo di Kejagung, Jumat (14/9).

Menurutnya terkait ASN aktif terpidana korupsi masih menerima gaji itu, harus dilihat apakah ada kesalahan administrasi atau ada faktor kesengajaan.

“Kalau kesalahan administrasi tentunya ada tenggang waktu yang diberikan untuk memperbaikinya,” katanya. Sebaliknya, kata dia, kalau ada bukti seperti korupsi atau konspirasi, maka akan ditindaklanjuti.

Seperti diketahui Badan Kepegawaian Negara (BKN) menemukan sejumlah 2.674 PNS terpidana korupsi dengan perincian 317 sudah diberhentikan tidak dengan hormat, sisanya 2.357 masih aktif sebagai PNS.

“Data ini terus akan berkembang sesuai dengan validasi dan tambahan data yang diperoleh,” kata Kepala BKN Bima Haria Wibisana saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (4/9). (Adji/b)