Saturday, 22 September 2018

Sabtu Ini Kepastian untuk Luis Milla

Sabtu, 15 September 2018 — 7:12 WIB
Luis Milla, pelatih Timnas Indonesia U23. (cw2)

Luis Milla, pelatih Timnas Indonesia U23. (cw2)

JAKARTA – Teka-teki kepastian Luis Milla di bangku kepelatihan Timnas Indonesia akan ditentukan oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Sabtu (15/9/2018) ini. Hal itu diungkapkan Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria yang telah memberikan tenggat waktu kepada pelatih asal Spanyol tersebut hingga 14-15 September 2018 ini.

Tenggat waktu itu diberikan oleh PSSI karena tidak ingin membuat prahara yang dialami Timnas Indonesia berkepanjangan.

Apalagi Tim berjuluk Garuda itu harus fokus sejak dini demi persiapan Piala AFF yang akan berlangsung bulan November mendatang. “Kami sudah memberikan informasi kepada agen Luis Milla dan menunggu sampai 14 atau 15 September 2018 hingga mereka memberikan jawaban,” kata Tisha kepada para pewarta, Jumat (14/9).

Tisha juga akan melaporkan ending negosiasi dengan Milla dalam rapat Komite Eksekutif PSSI pada 17 September mendatang.

Seperti diketahui, Milla masih belum kembali ke Indonesia setelah gagal membawa Timnas Indonesia memenuhi target menembus babak semifinal Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.
Apalagi kontrak pelatih berusia 52 itu sudah berakhir 31 Agustus 2018 lalu. Setelah melalui rapat dengan komite eksekutif, PSSI lantas memutuskan untuk memperpanjang kontrak Milla hingga satu tahun ke depan.

Sayang, hingga saat ini belum ada tanda-tanda kontraknya akan diperpanjang atau tidak. Dengan tenggat waktu yang diberikan PSSI, bukan tidak mungkin PSSI segera mengangkat pelatih baru sebagai pengganti Milla.

“Setelah semuanya jelas, maka ada waktu tambahan yang akan dilakukan PSSI untuk menggodok nama-nama pelatih alternatif. Paling lambat akhir September semuanya sudah jelas. Piala AFF 2018 akan digelar mulai awal November, PSSI tidak punya banyak waktu,” timpal Wakil Ketua PSSI, Joko Driyono.

Namun Joko tetap optimis jika Milla akan kembali melatih Timnas Indonesia. Sebelumnya, santer diberitakan bahwa pihak Milla ogah datang ke Indonesia lantaran kecewa gajinya selama tiga bulan masih ditunggak oleh PSSI.

Kisruh soal gaji tersebut diduga menjadi satu penyebab negosiasi kontrak baru Milla dengan Timnas Indonesia tak kunjung menemui kata sepakat. Jika berkaca pada sanksi FIFA sebelumnya, klub Liga 2 PSIM Yogyakarta mendapatkan pengurangan poin karena tunggakan gaji Kristian Adelmund, Lorenzo Rimkus dan emile Linkers.

Tunggakan gaji ketiga pemain tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak 2012, namun ketiganya baru melapor ke FIFA soal hal itu. Bukan tidak mungkin sanksi yang sama bisa menjerat PSSI, jika pihak Milla mengadukan masalah tersebut ke FIFA. (junius/b)