Saturday, 22 September 2018

Warga Tegal Alur Protes Truk Angkut Tanah

Sabtu, 15 September 2018 — 7:46 WIB
Lurah Tegal Alur, Muh. Suratman dan tiga pilar bersama warga saat mediasi dengan operator pengangkut tanah bermasalah. (Rachmi)

Lurah Tegal Alur, Muh. Suratman dan tiga pilar bersama warga saat mediasi dengan operator pengangkut tanah bermasalah. (Rachmi)

JAKARTA – Warga di tiga RW di Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat memprotes operator pengangkut tanah di lingkungan mereka. Alasannya kawasan menjadi semrawut dan tidak tertata.

“Kami minta operator supaya tidak seenaknya saja mengangkut tanah di sini. Perhatikan jam operasionalnya agar warga tidak terganggu kenyamannya,” kata Sarbani, Ketua RW 15 Kelurahan Tegal Alur saat mediasi warga dengan operator yang difasilitasi Lurah Tegal Alur, Muh. Suratman di kantor Kelurahan Tegal Alur, Jumat (14/9/2018).

Menurut Sarbani, warga minta pengangkutan dilakukan pada malam hari hingga subuh. Tidak seperti sekarang ini pengangkutan tanah oleh operator berlangsung sejak pagi hingga malam hari.

Semula warga akan melakukan demo ke jalan untuk mendesak pihak operator supaya tidak mengganggu ketertiban umum setempat.

Namun Lurah Tegal Alur cepat merespon aspirasi warganya dan mengajak kedua pihak untuk mediasi. Pertemuan tersebut juga dihadiri perangkat Kecamatan Kalideres dan tiga pilar.

“Hasil mediasi, pihak operator berjanji hanya akan mengangkut tanah mulai pkl: 21.00-05.00. Janji ini diperkuat dengan membuat surat pernyataan di atas materai,” kata Muh. Suratman.

Lurah Tegal Alur menambahkan hasil mediasi tersebut selanjutnya akan disosialisasikan oleh para Ketua RW 01, 08 dan 12 kepada warganya masing-masing. (Rachmi/b)