Monday, 16 September 2019

Ijtima Ulama II Dukung Prabowo-Sandi, Ini Tanggapan Kubu Jokowi

Minggu, 16 September 2018 — 23:07 WIB
Suasana Ijtima Ulama II di Jakarta, Minggu (16/9/2018) (Yendhi)

Suasana Ijtima Ulama II di Jakarta, Minggu (16/9/2018) (Yendhi)

JAKARTA – Gelaran Ijtima Ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Jilid II telah berakhir dan menghasilkan putusan  mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno. Menanggapi hal itu, Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya tak terpengaruh.

Menurut dia, Koalisi Indonesia Kerja tetap optimistis dengan sosok Kiai Ma’ruf Amin yang dipilih Jokowi sebagai representasi dari ulama.

“Kalau kita lihat pasangan Pak Jokowi adalah Pak Kiai Ma’ruf, sosok pengayom, sosok ulama yang begitu dihormati. Tapi apapun, kebebasan berserikat dan berkumpul itu dijamin oleh konstitusi,” ujar Hasto di Rumah Aspirasi, Jalan Proklamasi 46, Menteng, Jakarta, Minggu (16/9/2018).

Oleh karena itu, lanjutnya, Koalisi Indonesia Kerja pun enggan merespon secara khusus hasil ijtima ulama jilid II tersebut. Baginya, ulama adalah sosok yang harus dihormati oleh semua pihak.

“Dalam pandangan kami, diajarkan ulama adalah sosok yang harus kita hormati, sosok yang penuh kebijaksanaan, sosok yang membawa harapan bagi masyarakat berupa upaya-upaya untuk peningkatan kualitas kehidupan berdasarkan moralitas dan etika yang baik,” ujar Hasto.

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama baru saja menyelesaikan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional II di Hotel Grand Cempaka pada Minggu (16/9). Sidang pleno I Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional II memutuskan dan menetapkan empat hal.

Ketua Organizing Committe Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional II, Ustaz Dani Anwar menyampaikan, pertama, menetapkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada pemilihan presiden tahun 2019. Kedua, menetapkan Sandiaga Salahuddin Uno sebagai calon wakil presidennya.

“Ketiga, mengikat seluruh peserta Ijtima’ Ulama dan Tokoh Nasional II untuk memberikan dukungan kepada calon presiden dan wakil presiden yang direkomendasikan dalam surat keputusan ini,” kata Ustaz Dani di Hotel Grand Cempaka, Minggu (16/9).

Ustaz Dani yang juga Ketua Sidang Pleno I Ijtima’ Ulama dan Tokoh Nasional II menyampaikan, keempat menetapkan, mewajibkan peserta Ijtima’ Ulama untuk mensosialisasikan hasil rekomendasi ini kepada seluruh umat Islam. Selain itu, Ijtima’ Ulama dan Tokoh Nasional II juga menghasilkan 17 poin fakta integritas calon presiden dan wakil presiden. (win)