Monday, 22 July 2019

Prabowo: Dolar Rp15 Ribu Bukti Indonesia Semakin Miskin

Minggu, 16 September 2018 — 15:42 WIB
Seorang pegawai memperlihatkan mata uang dolar Amerika Serikat di salah satu tempat penukaran mata uang, Jakarta Pusat,. (toga)

Seorang pegawai memperlihatkan mata uang dolar Amerika Serikat di salah satu tempat penukaran mata uang, Jakarta Pusat,. (toga)

JAKARTA –  Bakal calon Presiden, Prabowo Subianto klaim Indonesia semakin miskin. Hal itu merujuk pada  melemahnya rupiah yang sempat menyentuh angka Rp15 ribu per dolar Amerika.

“Rupiah, mata uang adalah cermin ekonomi. Kalau rupiah lemah maka ekonomi lemah. Walaupun banyak pemimpin bicara tak ada masalah,” kata Prabowo ketika pidato dalam acara Workshop Nasional PAN di Hotel Grand Paragon, Tamansari, Jakarta Barat, Minggu (16/9/2018).

(BacaPrabowo dalam Workshop Nasional PAN: Ada Orang-orang Sengaja Mengemplang Utang)

Prabowo mengatakan, harga dolar yang sempat mencapai Rp15 ribu merupakan bukti Indonesia semakin miskin dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto bergandengan tangan bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Dewan Kehormatan DPP PAN Amien Rais, (yendhi)

“Kalau rupiah itu Rp15 ribu padahal lima tahun lalu rupiah itu Rp9 ribu per dolar kan berarti kita tambah miskin. Hitung saja matematika, Rp6 ribu dari Rp15 ribu, kalau 5 tahun lalu kita punya uang Rp9 ribu, sekarang kita mau beli barang dengan uang yang sama tidak bisa, padahal gaji kita tidak naik,” ungkap Prabowo.

Untuk itu, Ketua Umum Partai Gerindra itu mengajak kader PAN membuat perubahan. “Kita hitung saja Rp6 ribu dari Rp9 ribu, jadi kita tambah miskin dua pertiga. Jadi saudara-saudara disampaikan tadi pak Zulhas (Ketua MPR RI Zulkifli Hasan) kita butuh perubahan dan kita butuh perbaikan. Dalam kondisi sekarang PAN, PKS, Gerindra kita yang bisa berikan perubahan di Republik ini,” ujar Prabowo.

(BacaJokowi Hadiri Rakernas IV Projo)

Di hadapan ribuan kader PAN, Prabowo siap melakukan perubahan dan dijadikan alat oleh rakyat untuk memperbaiki keadaan ekonomi Indonesia jika dia terpilih menjadi Presiden pada 2019 mendatang.

Insya Allah kalau saya jadi Presiden saya sudah tekad kalau saya siap menjadi alat untuk bangsa, negara, rakyat dan umat. Jadi saya terima kasih kepada PAN, PKS yang menjadikan saya Capres,” tandas Prabowo. (yendhi/ys)