Monday, 16 September 2019

PTSP Jakbar Kebut Perizinan Lingkungan Hanya 3 Hari Kerja

Selasa, 18 September 2018 — 10:37 WIB
Kepala PTSP Jakbar, Johan Girsang. (rachmi)

Kepala PTSP Jakbar, Johan Girsang. (rachmi)

JAKARTA – Peningkatan pelayanan perizinan bagi masyarakat, intens digarap Unit Pelaksana Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Jakarta Barat. Di antaranya dengan memangkas waktu proses izin Upaya Kepengolaan Lingkungan – Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL-UPL) dari 14 hari kerja, menjadi 3 hari kerja.

“Masyarakat semakin mendambakan pelayanan perizinan yang mudah, efisien dan tepat waktu,” kata Kepala PTSP Jakbar, Johan Girsang, Senin (17/9/2018).

Ia menjelaskan peningkatan pelayanan perizinan tersebut bertujuan memberikan kepastian hukum bagi dunia usaha. Termasuk izin UKL-UPL yang kini dipersingkat menjadi 3 hari kerja sejak permohonan diajukan ke PTSP.

Hanya saja lanjut Johan, untuk percepatan dalam mengurus UKL-UPL ada beberapa persyaratan yang sebelumnya harus dilengkapi setiap pemohon izin. Sedikitnya ada 16 jenis kelengkapan dokumen sebagai persyaratan dalam mengurus permohonan izin lingkungan tersebut.

Dokumen yang paling krusial yang harus dimiliki pemohon untuk mengurus UKL-UPL yakni rekomendasi Amdal Lalu Lintas (Lalin) yang diterbitkan dari instansi terkait. Selanjutnya menyertakan bukti kepemilikan tanah, profil usaha kegiatan, ketetapan rencana kota (KRK), peta lokasi kegiatan dan sebagainya.

“Kami menerbitkan UKL-UPL setelah memeriksa berkas sesuai kelengkapan persyaratan dan survei ke lapangan,” terang Johan.

Kendati begitu ia mengimbau suoaya warga mengurus sendiri permohonan izin ke PTSP Jakbar agar dapat memahami proses dan mekanisme penerbitan izin tanpa dipungut biaya.

Terkait hal ini tambah Johan, pihaknya menyiapkan petugas di meja konsultasi untuk membantu para pemohon izin yang membutuhkan informasi perizinan dan dokumen persyaratan yang dibutuhkan. (rachmi/mb)