Monday, 27 May 2019

Hindari Prostitusi, Posko Bersama Dibangun di Apartemen Kalibata City

Rabu, 19 September 2018 — 18:42 WIB
Apartemen Kalibata City (ist)

Apartemen Kalibata City (ist)

JAKARTA- Pemerintah Kota Jakarta Selatan bersama pengelola Apartemen Kalibata City akan membuat posko bersama untuk menangani masalah prostitusi di apartemen tersebut

Walikota Jakarta Selatan Marullah Matalli mengakui pihaknya Jumat nanti datang ke Kalibata City untuk melakukan survey titik mana yang akan dibangun posko tersebut. Nantinya posko itu akan disediakan pihak pengelola secara gratis selain itu lahannya agak luasan dan strategis.

Diakui oleh Walikota, dirinya sudah datang langsung ke Apartemeb Kalibata City untuk melihat langsung bagaimana sistem pengamanan di sana. Ia menegaskan, pihak pengelola, koordinator tower, penghuni dan agency sudah bersepakat melakukan upaya-upaya pencegahan praktik prostitusi.

“Pertama soal tamu, nanti akan lebih diperketat lagi meskipun kita tahu di semua apartemen pasti pengawasannya ketat. Kedua soal sewa harian, kita minta itu dihentikan. Dari pihak pengelola juga sudah komitmen akan memberikan sanksi kepada broker yang melakukan transaksi sewa harian,” tambahnya.

Kedepan bukan hanya di Apartemen Kalibata City saja yang akan dilakukan pengawasan secara ketat. Tapi sejumlah apartemen-apartemanyang ada di wilayah Jakarta Selatan juga akan dilakukan juga.

Selain itu di sejumlah apartemen juga sering dilakukan sidak, cuma mungkin tidak diinformasikan ke warga . Intinya, untuk melakukan pencegahan dengan langkah tepat supaya tidak mengganggu penghuni apertemen lainnya.

General Manager Kalibata City Ishak Lopung mengakui pihaknya akan kooperatif dengan Pemkot Jaksel untuk menghilangkan image Kalibata City sebagai apartemen sarang prostitusi. Memang selama ini sejumlah antisipasi juga sudah dilakukan baik pemasangan CCTV dan peringatan lainnya.

“Untuk pengamanan dan pengawasan kita sudah lakukan secara ketat. Termasuk adanya kamera CCTV dan buku tamu. Tapi kami bersama pemkot akan bicarakan lagi upaya-upaya yang lebih efektif terkait prostitusi ini,” kata Ishak Lopung. (wandi/b)