Tuesday, 18 December 2018

M. Taufik Siap Tuntaskan Delapan Program Warisan Sandi

Jumat, 21 September 2018 — 1:48 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik. (dok)

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik. (dok)

JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik, sesumbar dirinya paling mampu menjadi suksesor berbagai program yang ditinggalkan Sandiaga Uno. Sedikitnya delapan program akan didorong bila nantinya terpilih sebagai wagub.

Ke delapan program tersebut yakni:

1. Membuka lapangan kerja dan kewirausahaan baru melalui program OK-OCE.

2. Meningkatan akses pendidikan, antara lain melalui pelayanan KJP Plus.

3. Meningkatan derajat kesehatan antara lain melalui pemenuhan universal coverage.

4. Melaksanakan penataan kawasan secara terpadu;

5. Menyediakan hunian yang layak dan terjangkau melalui program DP Rp0.

6. Menyediakan layanan transportasi terpadu melalui program OK-TRIP;

7. Pemuliaan Perempuan dan perlindungan anak;

8. Mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, modern dan melayani.

Taufik yang juga Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakara ini mengatakan, delapan program prioritas itu sejalan dengan apa yang diinginkan Gubernur Anies Baswedan.
“Saya siap mendorong delapan program itu dan bekerja sama dengan gubernur untuk menuntaskan janji-janji kampanye. Karena memang kebetulan saya juga bagian yang merancang pogram itu. Jadi saya paham betul,” tegasnya, Kamis (20/9).

KEADILAN SOSIAL

Gubernur Anies Baswedan menegaskan, sosok wagub yang diinginkan harus memiliki visi dan misi yang sama. Salah satunya membuka kesempatan untuk kesetaraan bagi semua warga Jakarta, termasuk membuka kesempatan dalam hal keadilan sosial.

Keadilan sosial itu, terang Anies, seperti membuat kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada warga. “Berpihak kepada siapa? Kepada orang banyak dengan prinsip keadilan,” ucapnya.
Anies berharap, hal-hal itu menjadi pertimbangan bagi partai politik untuk menentukan siapa sosok pengisi kursi wagub. Sebab, bila kembali kepada peraturan yang ada, penentuan wagub memang hanya boleh diusulkan oleh partai.

“Supaya sejalan dengan visi gubernur, dan ini sesuatu yang dijanjikan saat kampanye kemarin. Jangan sampai di tengah jalan, pengisi kursi wagub itu tidak memiliki visi sama dengan janji gubernur,” tegas Anies. (john/ruh/st)