Tuesday, 18 December 2018

Tak Ada Bukti Skandal Istri Langsung Main Tusuk Orang

Rabu, 26 September 2018 — 7:09 WIB
golok

SADIS banget Wahab, 38, jadi orang. Baru dengar kabar bini punya PIL, tanp bukti setelah klarifikasi, dia terus mencari-carin Sadeli, 27, yang diyakini gendakan istri. Begitu ketemu langsung saja jusss……. Karena tak punya cadangan nyawa, Sadelipun tewas di tempat sementara kabur-kaburan.

Namanya istri, biar jelek sekalipun harus disayang. Dan itu membikin pikiran jadi selalu tenang, sebab pasti tak ada lelaki lain yang meminatinya. Coba jika isrtri berwajah cantik, pasti banyak lelaki yang tertarik. Ditinggal meleng sedikit saja sudah wussss…., bisa digondol orang. Maka suami cap apapun tak pernah nyaman punya istri cantik.

Istri Wahab yang bernama Rina, 30, hanya sedeng-sedeng saja. Cantik tidak, tapi jelek juga bukan. Karenanya pikiran Wahab kadang tenang, kadang gelisah juga. Sampailah suatu hari ada tetangga yang membisiki, “Percuma kamu kerja keras, wong istrimu hamil juga nggak sama kamu!”.

Wahab lupa bahwa tetangga ini termasuk lelaki tukang provokator, suka manas-manasi orang. Cocok sekali untuk jadi anggota timses, tugasnya menyebar isyu bentuk apapun, yang penting warga jadi terpengaruh dan mempercayainya.

Lain hari ketemu lagi sama sang provokator, kembali dia mengatakan, ““Percuma kamu kerja keras, wong istrimu hamil juga nggak sama kamu!”. Karena sudah dua kali mengatakannya, Wahab jadi percaya. Kesimpulannya, pastilah omongan itu benar.

Wahab lalu mencari-cari siapa gerangan lelaki yang sempat menghamili istrinya. Kecurigaan kemudian muncul pada Sadeli, sosok lelaki yang dilihatnya sering kelihatan akrab sama bininya. Nah, langsung saja Wahab menyatakan bahwa sadeli sebagai tersangka.

Rina menegur suami, dia suka memberikan makanan pada Sadeli semata-mata karena kasihan saja, tak ada motif lain. Tapi Wahab justru menganggap pembelaan istri sebagai pembenaran tuduhannya. Diapun lalu menyiapkan pisau.

Pada hari ketiga setelah penetapan sebagai tersangka, barulah Sadeli ketemu di Selangit, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Wahab lalu bertanya, benarkah selingkuh dengan istrinya? Tentu saja Sadeli membantah, tapi lagi-lagi Wahab mencari pembenaran, “Mana ada maling ngaku.”

Langsung saja pisau diambil dan ditusukkan ke dada, jusss! Tak menduga dapat serangan semacam itu, Sadeli tak sempat berkelit dan mati di tempat. Wahab sempat kabur tapi ditemukan di Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Kota Lahat, Kabupaten Lahat.

Wahab kok jahat, tega bikin orang masuk liang lahat. (SP/Gunarso TS)